Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 08:06 WIB
Ada Harapan Perang AS-Iran Usai, Wall Street Langsung Ngegas
ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
  • S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones naik seiring harapan meredanya konflik geopolitik.
  • Pembicaraan antara AS dan Iran soal penghentian konflik dan pembukaan Selat Hormuz mengangkat optimisme investor.
  • Lonjakan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik membuat pasar tetap waspada. 

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street kembali ditutup menguat pada awal pekan, setelah ada harapan meredanya konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Mengutip laporan CNBC, indeks S&P 500 naik 0,44 persen dan ditutup di level 6.611,83, menandai kenaikan untuk sesi keempat berturut-turut.

Sementara itu, Nasdaq Composite menguat 0,54 persen ke level 21.996,34, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,36 persen atau sekitar 165,21 poin ke posisi 46.669,88.

Penguatan pasar didorong oleh optimisme investor terhadap peluang tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran.

Sejumlah laporan menyebutkan kedua pihak tengah membahas skema penghentian konflik, termasuk potensi gencatan senjata selama 45 hari yang dapat menjadi jalan menuju perdamaian permanen.

ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].
ilustrasi indeks saham Wall Street yang langsung ngegas setelah ada harapan perang berakhir. [Unsplash].

Selain itu, terdapat pula laporan mengenai rencana pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan, yang menjadi krusial bagi kelancaran distribusi energi global.

Namun demikian, Presiden AS Donald Trump tetap mengeluarkan peringatan keras. Ia menegaskan akan menyerang infrastruktur penting Iran jika negara tersebut tidak membuka kembali jalur strategis tersebut sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Di tengah dinamika tersebut, harga minyak dunia bergerak fluktuatif. Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk Mei naik 0,78 persen menjadi 112,41 dolar AS per barel, sementara Brent menguat 0,68 persn ke level 109,77 dolar AS per barel.

Volatilitas pasar juga masih tinggi, tercermin dari indeks Volatilitas CBOE (VIX) yang bertahan di atas level 24 setelah pernyataan Trump.

Chief Investment Officer Angeles Investments, Michael Rosen, menilai pasar masih meremehkan dampak gangguan energi global terhadap perekonomian.

"Dampak langsung dan jangka menengah dari gangguan energi ini, menurut saya, kemungkinan besar diremehkan oleh pasar, yang berarti harga energi akan tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama," ujarnya seperti dikutip CNBC, Selasa (7/4/2026).

Dengan kondisi tersebut, pergerakan pasar diperkirakan masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik dan fluktuasi harga energi dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 10:25 WIB

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB