Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 07 April 2026 | 14:32 WIB
RKAB Batubara 2026 Hampir Rampung, Dekati Angka 600 Juta Ton
Hingga 6 April 2026, realisasi pengajuan RKAB perusahaan batu bara telah mencapai angka 580 juta ton secara nasional. [Antara]
  • Kementerian ESDM menetapkan kuota produksi batu bara nasional tahun 2026 sebesar 600 juta ton guna menjaga stabilitas harga.
  • Hingga 6 April 2026, realisasi pengajuan RKAB perusahaan batu bara telah mencapai angka 580 juta ton secara nasional.
  • Pemerintah juga menurunkan target produksi nikel tahun 2026 menjadi kisaran 260 hingga 270 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkap bahwa penetapan kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya atau RKAB 2026 telah rampung. Terhitung hingga 6 April 2026, RKAB yang diajukan perusahaan telah mencapai 580 juta ton atau mendekati 600 juta ton, kuota yang ditetapkan Kementerian ESDM pada 2026.

"Hampir finish. Ya kan ini ada beberapa yang belum lengkap dan lain sebagainya. 580 (juta ton) sudah bergerak sudah mendekati hampir, hampir selesai lah," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Tri Winarno di Kementerian ESDM yang dikutip pada Selasa (7/4/2026).

Kuota produksi batu bara sebesar 600 juta ton yang ditetapkan pada tahun ini menurun dibanding tahun 2025 yang tercatat sebesar 790 juta ton. Kuota produksi yang diturunkan disebut untuk menjaga kestabilan harga batu bara.

Meski kuotanya menurunkan, Kementerian ESDM tengah menyiapkan kebijakan relaksasi yang terukur. Hal itu memungkinkan terjadinya penyesuaian produksi mengikuti pergerakan harga di pasar.

Namun, Tri menyebut belum ada pembahasan bagaimana mekanisme relaksasi itu akan dijalankan.

"Belum, mekanisme belum," kata Tri.

Di samping batu bara, kuota produksi nikel dalam RKAB 2026 juga disebut Tri telah hampir rampung. Dia menyebut angka saat ini sudah berada di kisaran antara 190-200 juta ton.

"Untuk nikel ya sekitar 190—200 (juta ton yang telah disetujui)," ujarnya.

Adapun untuk kuota produksi nikel juga direncanakan mengalami penurunan. Angkanya berada di kisaran 260 juta ton sampai 270 juta ton, lebih rendah dibanding tahun 2025 yang tercatat sebesar 379 juta ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:23 WIB

Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen

Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:08 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Batu Bara, Sita Dokumen dan Barang Elektronik

Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Batu Bara, Sita Dokumen dan Barang Elektronik

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:45 WIB

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

Kejagung Bidik Tersangka Pejabat di Kasus Korupsi Tambang Ilegal PT AKT

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:03 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:49 WIB

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:48 WIB

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB