Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
Harga BBM terancam mengalami kenaikan, setelah harga minyak dunia di atas 100 dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga minyak jenis Brent melonjak ke 102,80 dolar AS dan WTI ke 104,88 dolar AS per barel, sebuah kenaikan signifikan hampir 8 persen yang memberikan tekanan besar pada sektor energi.
  • Pemerintah menjamin harga Pertalite dan Solar tetap stabil karena anggaran subsidi telah disesuaikan dengan asumsi harga minyak mentah tinggi dalam APBN 2026.
  • Pertamina mengoptimalkan stok melalui negosiasi supplier, sementara pengamat menilai menahan harga BBM adalah langkah tepat untuk menjaga daya beli masyarakat yang dinilai belum pulih sepenuhnya dari dampak ekonomi global.

Suara.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam di ujung tanduk mengalami kenaikan. Pasarnya pembentuk harga BBM yaitu harga minyak dunia yang kembali melonjak ke level USD 100 per barel AS.

Berdasarkan data Reuters, harga minyak mentah dunia jenis Brent berjangka naik USD 7,60, atau 7,98 persen menjadi USD 102,80 per barel.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di USD 104,88 per barel, naik USD 8,31, atau 8,61 persen.

Dengan kondisi ini akan sangat berpengaruh pada harga BBM di dalam energi. Meskipun, memang saat ini pemerintah masih menahan harga BBM baik subsidi dan non-subsidi.

Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi tetap bertahan. Pasalnya, perhitungan harga minyak dunia atau crude sudah menggunakan asumsi 100 dolar AS per barel pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

"Jadi, subsidi terhadap BBM akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun dan harga BBM bersubsidi tidak akan naik," ujar Purbaya seperti dikutip dari keterangannya di situs Kemenkeu.go.id, Senin (13/4/2026).

Sementara, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga juga memastikan bahwa hingga saat ini belum ada perintah untuk menaikan harga BBM Pertalite dan Solar Subsidi.

Pertamina juga melakukan upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi BBM.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun. 

Sementara, Pengamat Energi, Hadi Ismoyo, menilai memang, kebijakan kenaikan BBM saat tidak tepat. Karena, kebijakan itu justru akan membuat daya beli semakin rendah.

"Menurut saya kebijakan kenaikan harga BBM saat ini bukan kebijakan yang tepat karena daya beli masyarakat kita masih rendah dan kondisi ekonomi kita belum pulih benar pasca covid," katanya saat dihubungi Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:05 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Timur Tengah Memanas, Rosan Roeslani Sebut RI Jadi 'Gadis Cantik' bagi Investor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:28 WIB

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

IHSG Tahan Banting Justru Menguat ke Level 7.500 di Tengah Gonjang-Ganjing AS-Iran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:24 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Purbaya Pernah Ancam Potong Anggaran Kemendag Gegara Lambat Urus Regulasi Impor

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:54 WIB

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Realisasi Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Orang, Lampaui Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:43 WIB

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Mengapa Selat Malaka Bisa Jadi Senjata Indonesia Bebaskan Kapal Pertamina di Selat Hormuz?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:41 WIB

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:21 WIB

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Kurs Rupiah Bertahan di Level Rp17.105 per Dolar, Ini Faktor Utama Penyokongnya

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Rosan Optimistis Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp497 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 16:14 WIB

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 14:21 WIB