Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Achmad Fauzi

Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB
Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran
Ilustrasi Wall Street (Antara/REUTERS/Brendan McDermid)
baca 10 detik
  • Indeks S&P 500 melonjak 1,02 persen ke level 6.886, yang merupakan angka tertinggi sejak pecahnya konflik AS-Iran, sementara Nasdaq dan Dow Jones masing-masing turut menguat 1,23 persen dan 0,63 persen.
  • Saham-saham teknologi raksasa seperti Oracle yang melonjak hampir 13 persen dan Palantir Technologies yang naik lebih dari 3 persen menjadi motor utama pemulihan indeks pasar.
  • Meskipun pasar bereaksi positif terhadap klaim Trump mengenai keinginan Iran untuk bernegosiasi, para analis mengingatkan bahwa situasi di Selat Hormuz tetap kritis bagi harga minyak dan sentimen pasar global karena potensi ketegangan yang masih berlanjut.

Suara.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street melesat pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Lonjakan ini setelah ada sinyal perdamaian baru dari AS dengan Iran.

Menukil dari CNBC, indeks S&P 500 melonjak 1,02 persen dan berakhir di level 6.886. Posisi ini menjadi penutupan tertinggi sejak konflik antara AS dan Iran pecah.

Tak mau ketinggalan, Nasdaq Composite melesat 1,23 persen ke posisi 23.183, sementara Dow Jones Industrial Average naik 301,68 poin atau 0,63 persen ke level 48.218.

Kenaikan pasar modal ini dipicu oleh pernyataan optimis Donald Trump. Meski AS baru saja memulai blokade di Selat Hormuz setelah perundingan di Islamabad buntu, Trump mengklaim pihak Iran telah menghubunginya.

"Kami telah dihubungi oleh pihak lain. Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump.

Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)

Sektor teknologi menjadi motor penggerak Wall Street. Saham Oracle melonjak hampir 13 persen, sementara Palantir Technologies naik lebih dari 3 persen. Lonjakan ini berhasil menghapus kerugian S&P 500 yang sempat terjadi sejak awal konflik Timur Tengah.

Meski sudah ada sinyal positif, Kepala Investasi Bellwether Wealth, Clark Bellin, mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah belum sepenuhnya usai.

"Selat Hormuz sangat kritis bagi harga minyak dan sentimen pasar global. Akan ada banyak gertakan antara AS dan Iran minggu ini," kata Bellin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 08:21 WIB

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:03 WIB

Terkini

PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:01 WIB

Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas

Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:35 WIB

Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU

Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:04 WIB

BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara

BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:52 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:35 WIB

Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:28 WIB

IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual

IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 09:17 WIB

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:59 WIB

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:58 WIB

×