Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menemui investor Amerika Serikat pada Senin (13/4/2026) waktu setempat. [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan investor global di Amerika Serikat mengenai kekuatan fundamental ekonomi Indonesia pada April 2026.
  • IMF mengapresiasi disiplin fiskal Indonesia yang menjaga defisit di bawah tiga persen PDB melalui sinergi kebijakan moneter dan fiskal.
  • Pemerintah dan Bank Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas makroekonomi serta pertumbuhan berkelanjutan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia.

Suara.com - Fundamental Ekonomi Kuat, Investor Global Semakin Melirik Indonesia


Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Indonesia kembali mendapat sorotan positif dari investor global. Fundamental ekonomi yang kuat serta kebijakan yang kredibel membuat Indonesia disebut sebagai salah satu bright spot atau titik terang dalam perekonomian global.

Fundamental ekonomi yang kuat juga ditekankan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan sejumlah pertemuan strategis dengan sejumlah investor di New York dan Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyebut para investor menunjukkan minat kuat untuk menanamkan modal di Indonesia, meski sempat muncul keraguan akibat isu negatif terkait kondisi fiskal.

“Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan kepada mereka untuk memastikan keraguan terhadap Indonesia dapat diklarifikasi,” ujar Purbaya di Peninsula Hotel New York, Senin (13/4/2026).

Kata Purbaya, pada dasarnya investor tidak meragukan fundamental ekonomi Indonesia, namun ingin memastikan langsung kondisi terkini. Setelah mendapatkan penjelasan, menurutnya, investor dapat memahami arah kebijakan ekonomi Indonesia yang dinilai sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi yang kuat.

“Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa, dan karena mereka orang yang memahami, mereka dapat menerima bahwa penjelasan tersebut sesuai dengan teori-teori ekonomi,” imbuhnya.

Optimisme terhadap Indonesia juga disampaikan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva.

Dalam pertemuan IMF Spring Meetings pada (14/4), Indonesia dinilai menjadi salah satu cahaya bagi ekonomi global. Hal ini lantaran Indonesia dianggap mampu menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid.

Indonesia dianggap berhasil mempertahankan disiplin fiskal dengan menjaga defisit di bawah 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), serta menerapkan kebijakan yang adaptif dan berorientasi ke depan di tengah tekanan global.

“IMF dan investor global mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang solid, disiplin dalam mempertahankan defisit di bawah 3 persen dari PDB, serta respons kebijakan yang adaptif dan forward-looking dalam menghadapi tekanan eksternal,” tulis Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Anton Pitono dalam keterangannya.

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa ekonomi domestik tetap berada di jalur yang tepat dengan pertumbuhan yang solid, inflasi yang terkendali, serta intermediasi perbankan yang terus membaik.

“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia dinilai mampu mengelola keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan secara optimal, dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik,” kata dia.

Selain itu, bauran kebijakan yang ditempuh dinilai semakin terintegrasi, mengombinasikan kebijakan moneter yang menjaga stabilitas, kebijakan makroprudensial yang mendorong pertumbuhan, serta penguatan sistem pembayaran untuk mendukung digitalisasi ekonomi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar, likuiditas, serta disiplin fiskal diyakini akan semakin memperkuat kepercayaan investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:58 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:39 WIB

Terkini

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB