Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB
Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong peningkatan ekspor tekstil nasional ke Amerika Serikat untuk memperkuat kinerja perdagangan internasional Indonesia.
  • Pemerintah memanfaatkan peluang kerja sama perdagangan dengan Amerika Serikat yang telah mencatatkan surplus signifikan bagi neraca dagang Indonesia.
  • Pameran Intertextile di Jakarta, Kamis (16/4/2026), digelar untuk memperkuat ekosistem industri tekstil hulu hingga hilir serta menekan impor.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso alias Busan, mendorong peningkatan ekspor tekstil ke Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu pasar utama.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kinerja ekspor sekaligus memperluas pangsa pasar industri tekstil nasional.

Upaya tersebut disampaikan saat Mendag meninjau pameran industri tekstil Intertextile di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Menurut Busan, Indonesia memiliki peluang besar di pasar AS seiring adanya kerja sama perdagangan yang telah terjalin antara kedua negara.

"Karena kita mempunyai banyak perjanjian dagang, ya. Ada perjanjian dagang dengan Amerika. Dengan Amerika itu, ekspor kita 30 miliar dolar AS, ekspor keseluruhan, ya. Kemudian surplus kita 18,1 miliar. Surplus terbesar Indonesia itu ke Amerika," jelasnya.

Ia menyebut, pasar AS menjadi salah satu target utama karena kontribusinya yang signifikan terhadap ekspor nasional.

Pekerja memintal benang di sebuah industri kawasan Cipulir, Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja memintal benang di sebuah industri kawasan Cipulir, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kita kejar pasar Amerika, makanya kita membuat FTA (free trade agreement) itu karena pangsa pasar kita, pasar ekspor kita itu 11 persen dari total ekspor kita ke dunia," ujar Busan.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong penguatan pasar domestik untuk industri tekstil guna menekan masuknya produk impor.

Ia menilai, pasar dalam negeri masih memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri nasional.

"Pasar dalam negeri juga cukup besar yang diisi oleh produksi dalam negeri. Kalau kita lihat ekosistem tekstil, produk tekstil, sangat bagus, ya. Dari bahan baku. Bahan baku kita juga banyak, ya. Saya kira ekosistemnya kita paling lengkap," ucap Budi.

Ia menambahkan, penyelenggaraan pameran industri seperti Intertextile menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, baik dari dalam maupun luar negeri.

Selain itu, pameran tersebut juga diharapkan dapat mendorong penguatan industri dari sisi hulu hingga hilir.

Budi mengakui, dinamika global termasuk konflik geopolitik turut memengaruhi industri tekstil. Namun demikian, industri dalam negeri dinilai masih mampu bersaing.

"Saya tanya langsung saja tadi, ya. Jadi bahwa teman-teman justru sanggup berdaya saing. Sanggup berkompetisi dengan produk-produk asing," tutup Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:36 WIB

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 17:06 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Terkini

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

OJK Minta Pinjol Kasih Utang ke Program MBG

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:35 WIB

RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab

RI Borong Minyak Rusia, Soal Volume Bahlil Enggan Jawab

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:25 WIB

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:09 WIB

150 Ribu Pekerja Terancan Jadi Pengangguran Akibat Larangan Vape

150 Ribu Pekerja Terancan Jadi Pengangguran Akibat Larangan Vape

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 08:04 WIB

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:42 WIB

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

3 Jurus Ampuh BI Jaga Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh Meski Dunia Bergejolak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:32 WIB

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB