Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Irwan Febri | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB
Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen saat memberikan cenderamata hasil produk asli Papua kepada Delegasi misi penjajakan kerja sama dan bisnis yang dipimpin Alfred van der Klis bertempat Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Kamis (16/4). (Antara/Qadri Pratiwi)
  • Investor asal Belanda meninjau potensi energi terbarukan dan sektor ekonomi di Papua untuk menjajaki peluang kerja sama konkret.
  • Delegasi mengevaluasi pemanfaatan tenaga air, surya, serta komoditas unggulan lokal seperti sagu untuk pengembangan ekonomi daerah berkelanjutan.
  • Kunjungan di Jayapura pada 16 April 2026 tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penciptaan lapangan kerja.

Suara.com - Investor asal Belanda tengah menjajaki berbagai peluang pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan sektor ekonomi di Papua untuk membuka kerja sama yang lebih konkret.

Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menyebut kunjungan tersebut telah dilakukan sesuai prosedur resmi dan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, sehingga diharapkan dapat menghasilkan kerja sama nyata.

“Rombongan investor langsung melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi untuk melihat potensi unggulan Papua, mulai dari sumber energi terbarukan hingga sektor perkebunan dan hasil hutan,” katanya di Jayapura, Kamis (16/4/2026), usai pertemuan di Kantor Gubernur Papua.

Delegasi yang dipimpin Alfred van der Klis itu meninjau langsung potensi sumber daya alam Papua, termasuk pemanfaatan energi air, tenaga surya, serta komoditas lokal seperti sagu yang telah dikelola masyarakat.

“Hari ini rombongan telah melihat potensi air sebagai sumber energi listrik, kemudian energi surya di beberapa wilayah, serta potensi lokal seperti sagu yang sudah dikelola masyarakat,” ujar Aryoko.

Ia menambahkan, perhatian juga diberikan pada komoditas lain seperti minyak kayu putih, kakao, dan vanili yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.

Pemerintah provinsi juga berharap adanya dukungan pendanaan dan fasilitas untuk pengembangan sekolah vokasi agar lulusan dapat langsung terserap di dunia kerja.

“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada tahap wacana, melainkan dapat direalisasikan dalam program nyata yang berdampak pada peningkatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Alfred van der Klis menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, teknologi pendidikan, serta penciptaan lapangan kerja.

“Kami ingin mendorong proyek-proyek ekonomi yang berdampak, terutama yang berfokus pada pendidikan, teknologi pendidikan, dan pekerjaan,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi pengembangan energi terbarukan skala kecil seperti panel surya yang dinilai cocok untuk kebutuhan masyarakat Papua.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi juga telah meninjau kawasan Sentani di Kampung Abar, termasuk penerapan sistem panel surya dan rumah produksi sagu sebagai bagian dari potensi ekonomi lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Foto | Kamis, 16 April 2026 | 18:32 WIB

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:40 WIB

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:03 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Krisis Lingkungan Mengintai, Bagaimana Melibatkan Generasi Muda Agar Mau Bergerak?

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB