IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

M Nurhadi

Rabu, 22 April 2026 | 08:55 WIB
IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang
Para investor diperingatakan untuk mewaspadai dinamika di bursa dengan IHSG yang terus menguat tapi tak sejalan dengan nilai tukar rupiah dan kondisi riil perusahaan. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG melemah tipis 0,46% kemarin, namun investor asing mencatatkan aksi beli bersih senilai Rp243 miliar pada sektor energi.
  • Bursa Wall Street melemah akibat kekhawatiran geopolitik AS-Iran, sementara mayoritas bursa Asia justru menguat karena optimisme teknologi.
  • Investor disarankan melakukan strategi trading cepat pada saham pilihan dengan memperhatikan level teknikal untuk menghadapi pasar sideways.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan kemarin dengan catatan koreksi tipis sebesar 0,46%. Meski indeks menunjukkan pelemahan, ada fenomena menarik yang patut dicermati oleh para investor lokal: aliran modal asing masih terpantau deras masuk ke lantai bursa.

Tercatat, investor mancanegara melakukan aksi beli bersih (net buy) mencapai kurang lebih Rp243 miliar. Beberapa saham yang menjadi incaran utama para "raksasa" asing ini didominasi oleh sektor energi dan pertambangan, seperti EMAS, INDY, UNTR, serta saham-saham seperti BNBR dan BULL.

Melihat dinamika tersebut, IHSG hari ini diperkirakan tidak akan bergerak secara agresif melainkan cenderung mendatar atau sideways. Secara teknikal, pergerakan indeks akan menguji level pendukung (support) di rentang 7450-7500.

Jika mampu bertahan di atas level tersebut, IHSG memiliki ruang untuk mencoba menembus area perlawanan (resistance) di kisaran 7570-7600.

Ketidakpastian arah pasar lokal ini tidak lepas dari tekanan eksternal yang datang dari bursa global yang sedang mengalami fluktuasi tajam akibat isu geopolitik yang tak kunjung usai.

Wall Street Terkoreksi: Harapan Damai yang Memudar

Beralih ke panggung global, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street harus merelakan posisinya ditutup kompak melemah pada perdagangan Selasa (21/4).

Kekhawatiran para pelaku pasar kian menebal setelah muncul sinyal bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran mungkin tidak akan tercapai dalam waktu dekat, terutama sebelum tenggat gencatan senjata berakhir.

Indeks S&P 500 tercatat turun 0,63%, sementara Nasdaq Composite dan Dow Jones Industrial Average masing-masing terkoreksi sebesar 0,59%.

baca juga

Sentimen negatif ini semakin diperparah dengan laporan penundaan rencana kunjungan Wakil Presiden AS, JD Vance, yang dijadwalkan mengikuti negosiasi dengan pihak Teheran.

Penundaan tersebut dikabarkan terjadi karena kurangnya komitmen dari pihak Iran dalam proses perundingan.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump justru memberikan pernyataan yang cukup kontradiktif dengan memperpanjang masa gencatan senjata hingga adanya proposal resmi, namun tetap menegaskan bahwa militer AS dalam posisi siaga tempur jika kesepakatan buntu.

Meskipun bursa secara umum memerah, saham raksasa seperti UnitedHealth Group justru melonjak 7% berkat kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi, serta Amazon yang menguat tipis setelah mengumumkan investasi masif di perusahaan AI, Anthropic.

Kontras di Bursa Asia dan Sinyal Positif Sektor Teknologi

Berbeda dengan kelesuan di New York, mayoritas bursa saham Asia justru menunjukkan ketangguhan dengan menutup perdagangan di zona hijau. Investor di kawasan Asia tampaknya masih memupuk optimisme terhadap peluang negosiasi damai AS-Iran serta terdorong oleh euforia sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×