Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.315,311
LQ45 627,116
Srikehati 305,365
JII 382,284
USD/IDR 17.910

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 24 April 2026 | 09:48 WIB
Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran
Ilustrasi aksi militer Iran yang mempengaruhi harga minyak. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia meningkat pada 24 April 2026 akibat kekhawatiran eskalasi militer di wilayah Timur Tengah.
  • Ketegangan dipicu aksi militer Iran di Selat Hormuz serta laporan aktifnya sistem pertahanan udara di Teheran.
  • Konflik yang berlanjut di jalur krusial tersebut mengancam pasokan energi global dan memicu kenaikan premi risiko.

Suara.com - Harga minyak dunia merangkak naik pada Jumat pagi, 24 April 2026 menyusul kekhawatiran eskalasi militer di Timur Tengah.

Lonjakan ini dipicu oleh rilis rekaman pasukan komando Iran yang menaiki kapal kargo di Selat Hormuz, serta laporan mengenai aktifnya sistem pertahanan udara Teheran terhadap objek yang dianggap sebagai ancaman.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 1,23 dolar AS atau 1,17 persen, menjadi 106,3 dolar AS per barel pada pukul 01.07 GMT (08.07 WIB), sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate berjangka naik 1,07 dolar AS atau 1,12 persen, menjadi 96,92 dolar AS.

Kedua harga minyak acuan tersebut ditutup menguat lebih dari 3 persen pada Kamis, dengan kenaikan mencapai 5 dolar AS per barel.

Lonjakan ini dipicu oleh laporan aktifnya sistem pertahanan udara di Teheran, serta adanya kabar mengenai perebutan kekuasaan antara kelompok garis keras dan moderat di Iran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran kemungkinan telah memperkuat persenjataannya selama masa gencatan senjata dua minggu terakhir. Meski demikian, ia menegaskan militer AS mampu melumpuhkan kekuatan tersebut hanya dalam satu hari.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS yang mempengaruhi harga minyak. (freepik)

Analisis dari Haitong Futures menyebutkan bahwa fase gencatan senjata ini semakin terlihat seperti persiapan menuju perang.

Jika negosiasi antara AS dan Iran tidak menunjukkan kemajuan signifikan hingga akhir April dan konflik kembali pecah, harga minyak diprediksi akan melonjak ke level tertinggi baru tahun ini.

Pascakegagalan perundingan damai, Iran merilis video pasukan komando menggunakan kapal cepat saat menyerbu sebuah kapal kargo besar pada Kamis.

baca juga

Langkah ini mempertegas kendali Teheran atas Selat Hormuz, jalur krusial yang melayani 20 persen aliran minyak dan gas global.

Di tengah harapan dunia akan perdamaian jangka panjang, Presiden Donald Trump menyatakan tidak akan menetapkan tenggat waktu untuk mengakhiri konflik dan tetap mengincar sebuah kesepakatan besar.

"Jangan mendesak saya," cetusnya saat ditanya mengenai batas waktu penantian untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.

Gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz berpotensi menekan stok minyak mentah dan produk olahan global, hingga di bawah level terendah musiman lima tahunan pada akhir Mei atau awal Juni.

Menurut Mingyu Gao, peneliti utama energi di China Futures, kondisi ini akan mengembalikan premi risiko pasokan pada harga minyak dunia.

Di sisi lain, Donald Trump melalui unggahannya pada Kamis mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon sepakat memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu setelah pertemuan tingkat tinggi di Gedung Putih.

Sebelum pengumuman tersebut, Israel sempat memberikan peringatan bahwa pihaknya siap melancarkan kembali serangan terhadap Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:39 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

×