Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Dythia Novianty | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB
Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
Ilustrasi pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group. [Antara]
  • DPRD Kayong Utara dan PT Dharma Inti Bersama berkolaborasi mempercepat pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang untuk pengolahan bauksit.
  • DPRD menuntut transparansi progres proyek agar masyarakat dapat mengawasi investasi strategis tersebut demi menjamin kepercayaan publik daerah.
  • Pembangunan KIPP memberikan dampak ekonomi positif melalui penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pendapatan asli daerah.

Suara.com - Kolaborasi antara DPRD Kabupaten Kayong Utara dan PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group di Kabupaten Kayong Utara, semakin menguat seiring percepatan pembangunan kawasan industri strategis nasional.

Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam memastikan proyek industri berjalan transparan, terarah, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Fokus utama kerja sama tersebut adalah pengembangan Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group.

Kawasan ini dirancang sebagai pusat pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina dan aluminium yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Komitmen sinergi tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja LKPJ DPRD Kayong Utara yang turut dihadiri jajaran legislatif dan manajemen perusahaan, belum lama ini.

Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat transparansi serta memastikan investasi memberikan manfaat ekonomi yang optimal.

Wakil Ketua Tim Pansus DPRD Kayong Utara, H. Alias, menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik.

“Kami meminta agar progres proyek disampaikan secara rutin sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan transparan,” ujarnya.

Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan masyarakat dapat ikut mengawasi proyek strategis nasional tersebut.

Dampak Ekonomi Mulai Terlihat di Lapangan

Sejumlah anggota DPRD juga menilai bahwa meskipun proyek KIPP belum memasuki tahap produksi, dampaknya sudah mulai terasa di masyarakat.

Anggota DPRD, Abdul Rani, menyebut kontribusi perusahaan sudah hadir dalam bentuk nyata.

“Belum produksi, tetapi sudah memberikan kontribusi berupa lapangan pekerjaan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat kepulauan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Haripin, menegaskan dukungan penuh terhadap pembangunan KIPP sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah.

“Kami mendukung proses pembangunan dari awal hingga produksi. Harapannya berjalan lancar dan pada 2027 dapat memberikan kontribusi signifikan bagi daerah,” ujarnya.

Progres Pembangunan dan Efek Berganda Ekonomi

Rapat Kerja LKPJ DPRD dengan perwakilan PT DIB (Harita Group), belum lama ini. [SUARAKALBAR.CO.ID/ist]
Rapat Kerja LKPJ DPRD dengan perwakilan PT DIB (Harita Group), belum lama ini. [SUARAKALBAR.CO.ID/ist]

Perwakilan manajemen PT DIB menjelaskan bahwa pembangunan KIPP saat ini terus berjalan, termasuk infrastruktur utama seperti pembangkit listrik, pelabuhan, dan fasilitas pendukung lainnya. Operasional penuh kawasan ditargetkan dimulai pada 2028.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kehadiran KIPP juga mulai menciptakan efek berganda (multiplier effect) di berbagai sektor ekonomi.

Aktivitas proyek meningkatkan perputaran uang di masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta mendorong permintaan bahan baku dari desa-desa sekitar.

Selain itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), mulai dari bantuan kebutuhan pokok, dukungan energi, hingga pembangunan infrastruktur dasar di wilayah sekitar kawasan industri.

Kontribusi fiskal juga mulai terlihat melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir, dengan potensi pertumbuhan lebih besar saat kawasan mulai beroperasi penuh.

Sinergi Tiga Pilar Pembangunan

Wakil Ketua DPRD Kayong Utara, Abdul Zamad, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan KIPP sangat bergantung pada kolaborasi tiga pilar Utama, yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat,” tegasnya.

Percepatan pembangunan KIPP yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama, anak usaha Harita Group, menunjukkan bahwa kolaborasi antara sektor publik dan swasta dapat menjadi katalis kuat bagi transformasi ekonomi daerah dari wilayah kepulauan menjadi pusat industri yang tumbuh berkelanjutan dan inklusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:52 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB