- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dibuka menguat ke level 7.096 pada Rabu, 29 April 2026.
- Sebanyak 307 saham mencatatkan kenaikan nilai, sementara volume perdagangan mencapai 4,73 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,36 triliun.
- IHSG diproyeksikan melemah akibat tekanan jual investor asing serta sentimen negatif dari penurunan bursa saham Amerika Serikat dan global.
Adapun aktivitas investor asing pada perdagangan 28 April 2026 mencatatkan aksi beli bersih pada saham INCO, BBNI, dan ELSA. Sebaliknya, aksi jual bersih terjadi pada saham perbankan besar seperti BMRI, BBCA, dan BBRI.
Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen domestik, termasuk rencana rights issue ENRG, dinamika sektor minyak dan gas menyusul keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC, serta kerja sama pengembangan infrastruktur bioetanol oleh Pertamina.
Dengan kombinasi tekanan global dan aksi jual asing, IHSG berpotensi bergerak dalam tren melemah dalam jangka pendek, sambil menunggu sentimen baru yang dapat menopang pergerakan pasar.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.