Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket

M Nurhadi

Kamis, 30 April 2026 | 17:05 WIB
Kurs Rupiah Tembus Rp17.326 per Dolar AS: Beban Subsidi Naik, Utang Meroket
Rupiah makin melemah. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.346 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis, 30 April 2026.
  • Pelemahan dipicu ketegangan militer di Selat Hormuz serta kekhawatiran pasar terhadap independensi kebijakan moneter Federal Reserve Amerika.
  • Dampak kondisi tersebut menyebabkan kenaikan biaya impor energi, risiko inflasi, serta meningkatnya beban utang luar negeri Indonesia.

Di sisi lain, meja perundingan terkait aktivitas nuklir Iran juga tidak membuahkan hasil. Meskipun terdapat perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu, kedua belah pihak menunjukkan resistensi yang kuat terhadap mediasi pihak ketiga.

Kebuntuan diplomasi ini memberikan sinyal kepada pasar bahwa risiko "perang besar" akan terus menghantui harga komoditas dan nilai tukar mata uang untuk waktu yang lama.

Selain faktor geopolitik, tekanan terhadap rupiah juga datang dari ketidakpastian kebijakan moneter di Amerika Serikat. Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, baru-baru ini memberikan pernyataan mengejutkan terkait proses transisi kepemimpinan di bank sentral paling berpengaruh di dunia tersebut.

Powell memberikan ucapan selamat kepada Kevin Warsh yang telah melewati tahap awal untuk menjadi penggantinya. Namun, yang membuat pelaku pasar cemas adalah pernyataan Powell mengenai tekanan politik yang dialami institusinya di bawah pemerintahan Trump.

Ibrahim mengungkapkan keresahan Powell yang menyebutkan bahwa dirinya akan tetap bertahan di posisinya hanya sampai tensi politik mereda.

Powell secara eksplisit memperingatkan publik dengan mengatakan bahwa "independensi Fed berada dalam risiko," sebuah pernyataan yang memicu spekulasi bahwa kebijakan suku bunga ke depan mungkin tidak lagi berbasis data ekonomi murni, melainkan titipan politik.

Bagi investor global, ancaman terhadap independensi The Fed adalah sinyal merah. Ketidakpastian ini mendorong investor untuk mengamankan aset mereka ke dalam dolar AS sebagai safe haven, yang secara otomatis menekan mata uang berisiko tinggi seperti rupiah.

Pelemahan rupiah hingga menembus angka Rp17.300-an per dolar AS ini membawa konsekuensi serius bagi ekonomi domestik Indonesia. Kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah akan langsung berdampak pada:

  • Biaya Impor BBM: Mengingat harga minyak dunia yang melambung akibat krisis Selat Hormuz, anggaran subsidi energi dalam APBN berisiko membengkak.
  • Inflasi Barang Impor (Imported Inflation): Komoditas pangan dan bahan baku industri yang masih diimpor akan mengalami kenaikan harga di tingkat konsumen.
  • Beban Utang Luar Negeri: Perusahaan maupun pemerintah yang memiliki kewajiban dalam mata uang asing akan menghadapi tekanan likuiditas yang lebih berat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 16:36 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:46 WIB

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB