Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengaku bank sentral saat ini memiliki likuiditas yang mencukupi untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil. [Antara/Fauzan/bar]
  • BI memutuskan untuk bersikap konservatif di tengah memanasnya eskalasi konflik global.
  • BI saat ini sedang berada dalam posisi "menjaga gawang" yang cukup menantang.
  • Data menunjukkan depresiasi Rupiah yang cukup signifikan. Jika pada 27 Februari 2026 nilai tukar masih berada di level Rp16.750/US$, memasuki April 2026 posisinya terjungkal hingga Rp17.140/US$.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk bersikap konservatif di tengah memanasnya eskalasi konflik global yang mulai menekan stabilitas nilai tukar Rupiah. Meski inflasi mulai merangkak naik mendekati batas atas target, otoritas moneter memilih untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.

Ekonom sekaligus Akademisi dari Universitas Jember, Adhitya Wardhono, membedah data perbandingan kebijakan moneter Indonesia sebelum dan saat terjadinya konflik pada periode awal 2026. Menurutnya, BI saat ini sedang berada dalam posisi "menjaga gawang" yang cukup menantang.

"BI memilih hold, bukan cut. Ini adalah langkah taktis untuk menjaga koridor suku bunga tetap stabil, meski tekanan eksternal kian nyata," ujar Adhitya dalam diskusi virtual Core Indonesia bertajuk “Ujian Resiliensi Ekonomi" Rabu (29/4/2026).

Data menunjukkan depresiasi Rupiah yang cukup signifikan. Jika pada 27 Februari 2026 nilai tukar masih berada di level Rp16.750/US$, memasuki April 2026 posisinya terjungkal hingga Rp17.140/US$.

Untuk menahan kejatuhan mata uang Garuda yang lebih dalam, BI terpaksa merogoh kocek cadangan devisa (Cadev) cukup dalam. Tercatat, Cadev yang pada Januari 2026 masih gagah di angka US$154,6 miliar, melorot menjadi US$148,2 miliar pada akhir Maret. Artinya, ada penurunan sekitar US$6,4 miliar dalam kurun waktu singkat demi stabilitas kurs.

Guna menarik kembali aliran modal asing yang keluar (capital outflow), BI mengoptimalkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai SRBI melonjak dari Rp819,50 triliun di bulan Februari menjadi Rp885,41 triliun pada April 2026.

"SRBI dipakai sebagai daya tarik bagi dana portofolio agar tidak kabur ke luar negeri. Di sisi lain, BI juga aktif melakukan pembelian SBN hingga mencapai Rp111,54 triliun per 21 April untuk menjaga likuiditas pasar," jelas Adhitya.

Meski dibayangi ketidakpastian global, sisi domestik menunjukkan ketahanan yang lumayan. Inflasi inti per Maret 2026 masih berada di level 2,52% (yoy), mencerminkan ekspektasi masyarakat yang relatif terkendali.

Fungsi intermediasi perbankan juga tidak berhenti bergerak. Penyaluran kredit per Maret tercatat tumbuh 9,49% (yoy), sedikit melambat dibandingkan Januari (9,96%), namun masih dalam jalur yang positif untuk mendukung roda ekonomi nasional.

"Likuiditas tetap dijaga melalui M2 (Uang Beredar) yang tumbuh 9,7% di bulan Maret. Tantangan ke depan adalah bagaimana BI menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar tanpa harus mencekik pertumbuhan ekonomi domestik," pungkas Adhitya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB