Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengaku bank sentral saat ini memiliki likuiditas yang mencukupi untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil. [Antara/Fauzan/bar]
  • BI memutuskan untuk bersikap konservatif di tengah memanasnya eskalasi konflik global.
  • BI saat ini sedang berada dalam posisi "menjaga gawang" yang cukup menantang.
  • Data menunjukkan depresiasi Rupiah yang cukup signifikan. Jika pada 27 Februari 2026 nilai tukar masih berada di level Rp16.750/US$, memasuki April 2026 posisinya terjungkal hingga Rp17.140/US$.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk bersikap konservatif di tengah memanasnya eskalasi konflik global yang mulai menekan stabilitas nilai tukar Rupiah. Meski inflasi mulai merangkak naik mendekati batas atas target, otoritas moneter memilih untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.

Ekonom sekaligus Akademisi dari Universitas Jember, Adhitya Wardhono, membedah data perbandingan kebijakan moneter Indonesia sebelum dan saat terjadinya konflik pada periode awal 2026. Menurutnya, BI saat ini sedang berada dalam posisi "menjaga gawang" yang cukup menantang.

"BI memilih hold, bukan cut. Ini adalah langkah taktis untuk menjaga koridor suku bunga tetap stabil, meski tekanan eksternal kian nyata," ujar Adhitya dalam diskusi virtual Core Indonesia bertajuk “Ujian Resiliensi Ekonomi" Rabu (29/4/2026).

Data menunjukkan depresiasi Rupiah yang cukup signifikan. Jika pada 27 Februari 2026 nilai tukar masih berada di level Rp16.750/US$, memasuki April 2026 posisinya terjungkal hingga Rp17.140/US$.

Untuk menahan kejatuhan mata uang Garuda yang lebih dalam, BI terpaksa merogoh kocek cadangan devisa (Cadev) cukup dalam. Tercatat, Cadev yang pada Januari 2026 masih gagah di angka US$154,6 miliar, melorot menjadi US$148,2 miliar pada akhir Maret. Artinya, ada penurunan sekitar US$6,4 miliar dalam kurun waktu singkat demi stabilitas kurs.

Guna menarik kembali aliran modal asing yang keluar (capital outflow), BI mengoptimalkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Nilai SRBI melonjak dari Rp819,50 triliun di bulan Februari menjadi Rp885,41 triliun pada April 2026.

"SRBI dipakai sebagai daya tarik bagi dana portofolio agar tidak kabur ke luar negeri. Di sisi lain, BI juga aktif melakukan pembelian SBN hingga mencapai Rp111,54 triliun per 21 April untuk menjaga likuiditas pasar," jelas Adhitya.

Meski dibayangi ketidakpastian global, sisi domestik menunjukkan ketahanan yang lumayan. Inflasi inti per Maret 2026 masih berada di level 2,52% (yoy), mencerminkan ekspektasi masyarakat yang relatif terkendali.

Fungsi intermediasi perbankan juga tidak berhenti bergerak. Penyaluran kredit per Maret tercatat tumbuh 9,49% (yoy), sedikit melambat dibandingkan Januari (9,96%), namun masih dalam jalur yang positif untuk mendukung roda ekonomi nasional.

"Likuiditas tetap dijaga melalui M2 (Uang Beredar) yang tumbuh 9,7% di bulan Maret. Tantangan ke depan adalah bagaimana BI menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar tanpa harus mencekik pertumbuhan ekonomi domestik," pungkas Adhitya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:39 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB