Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
Suasana penukaran mata uang asing di sebuah money changer di Jakarta. [Ist]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.326 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 29 April 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh faktor domestik terkait kekhawatiran pasar terhadap kebijakan fiskal dan cadangan devisa negara.
  • Sentimen negatif diperparah oleh tren kenaikan harga minyak dunia serta antisipasi pengumuman suku bunga The Fed.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah cukup tajam pada perdagangan sore hari ini, Rabu 29 April 2026.

Padahal, indeks dolar AS (DXY) terpantau hanya mengalami kenaikan tipis. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan pada mata uang Garuda justru lebih dominan datang dari faktor domestik.

Berdasarkan, data Bloomberg, rupiah sore ini berada di zona merah ke level Rp17.326 per dolar AS.

Alhasil, rupiah melemah 0,48 persen dari perdagangan Selasa, 28 April 2026 di level Rp17.242. Sedangkan, kurs Jisdor BI menunjukkan mata uang garuda berada di level Rp17.324.

Tidak hanya itu, mayoritas mata uang di Asia melemah. Di mana, rupee India turun paling dalam di kawasan setelah anjlok 0,61 persen.

Selanjutnya, ada peso Filipina yang ditutup ambles 0,49 persen dan baht Thailand terkoreksi 0,41 persen Diikuti, won Korea Selatan tertekan 0,39 persen.

Berikutnya, dolar Taiwan yang ditutup turun 0,12 persen. Lalu, yen Jepang tergelincir 0,03 persen. Disusul ada dolar Hong Kong yang terdepresiasi 0,009 persen.

Kemudian ada dolar Singapura yang terlihat melemah tipis cenderung datar di sore ini.

Sementara itu, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,09 persen.

baca juga

Disusul, ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,03 persen terhadap the greenback.

Pelemahan ini dinilai Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, sebagai tingginya kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi di dalam negeri. 

Salah satu poin krusial yang disoroti adalah kebijakan fiskal pemerintah, terutama terkait efisiensi anggaran.

"Tekanan kuat pada rupiah lebih mencerminkan kekhawatiran domestik. Belum ada jpaya pemerintah yang jelas untuk memangkas anggaran yang dianggap tidak mendesak, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Lukman saat dihubungi Suara.com.

Selain persoalan anggaran, Lukman menambahkan bahwa keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan serta adanya penurunan pada Cadangan Devisa (Cadev) turut menjadi sentimen negatif yang memberatkan langkah rupiah.

Hingga saat ini, belum ada data ekonomi domestik terbaru yang mampu memberikan tenaga tambahan bagi mata uang lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Kurs Rupiah Menguat, Tapi Masih di Level Rp17.000 per Dolar AS Gegara Hal Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:43 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Rupiah Menguat ke Rp17.135 per Dolar AS Hari Ini, Dipicu Pelemahan Dolar dan Harga Minyak Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 09:34 WIB

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Rupiah Semu di Level Rp17.168

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:50 WIB

Terkini

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

×