Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 08:33 WIB
Usai Afrika, Kini Semen RI Tembus Pasar Prancis
PT Semen Padang, SIG mengirimkan 11.275 metrik ton (MT) semen dari Pelabuhan Teluk Bayur. Pengiriman ini adalah batch pertama dari total kontrak 31.500 MT yang dijadwalkan mengalir hingga Juli 2026. Foto SIG.
  • SIG ekspor perdana 11.275 MT semen ke Reunion Island, Prancis, via Teluk Bayur.
  • Produk raih sertifikat CE, bukti semen hijau SIG penuhi standar ketat Uni Eropa.
  • Ekspor dilakukan untuk tingkatkan utilisasi dan dukung pembangunan berkelanjutan.

Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) makin agresif mengepakkan sayap di pasar internasional. Tak tanggung-tanggung, raksasa semen pelat merah ini baru saja mencetak sejarah dengan menembus pasar Eropa melalui pengiriman perdana ke Reunion Island, wilayah teritori Prancis.

Melalui anak usahanya, PT Semen Padang, SIG mengirimkan 11.275 metrik ton (MT) semen dari Pelabuhan Teluk Bayur. Pengiriman ini adalah batch pertama dari total kontrak 31.500 MT yang dijadwalkan mengalir hingga Juli 2026.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi biasa, melainkan bukti nyata kualitas produk dalam negeri di mata dunia.

"Ekspor ke Reunion Island menunjukkan komitmen SIG memperkuat posisi di pasar global. Ini juga menjadi pengakuan atas keunggulan produk semen SIG yang ramah lingkungan," ujar Indrieffouny dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Apa yang membuat semen Indonesia bisa lolos ke pasar Eropa yang dikenal ketat? Kuncinya ada pada sertifikasi CE (Conformité Européenne). Produk semen tipe CEM I 52.5 N milik SIG telah mengantongi label ini, yang berarti produk tersebut memenuhi standar keselamatan dan perlindungan lingkungan tertinggi versi Uni Eropa.

Indrieffouny menyebut label "semen hijau" menjadi senjata utama (competitive advantage) perusahaan untuk bersaing di kancah global. Mengingat Reunion Island tengah gencar membangun infrastruktur, SIG melihat peluang besar untuk memasok material bangunan lainnya di masa depan.

"Di samping memperkuat pasar domestik, SIG memaksimalkan potensi pasar global untuk meningkatkan utilisasi dan kinerja perusahaan," tambahnya.

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi strategis SIG. Dengan menggandeng mitra global yang fokus pada solusi berkelanjutan dan emisi karbon rendah, SIG optimistis bisa terus berkontribusi pada pembangunan dunia tanpa merusak bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 19:00 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Semen Padang Dipastikan Degradasi usai Tumbang 0-1 dari Dewa United

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 06:46 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB