Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Irwan Febri

Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
Potret penyerahan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi Fakultas Pertanian UGM. (Dok. UGM)
baca 10 detik
  • Fakultas Pertanian UGM memberikan beasiswa bulanan kepada enam mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial.
  • Dana beasiswa tersebut berasal dari hasil investasi sebesar Rp1,3 miliar di Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund.
  • Sistem investasi tersebut memungkinkan pihak fakultas menyalurkan bantuan rutin tanpa mengurangi pokok dana sumbangan dari para alumni.

Suara.com - Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki cara yang kreatif untuk bisa memberikan beasiswa kepada mahasiswanya tanpa harus menghabiskan dana simpanan.

Jadi, Fakultas Pertanian memiliki program beasiswa untuk para mahasiswa yang pintar dalam akademik, tetapi tidak beruntung secara finansial.

Ada enam mahasiswa kurang mampu yang saat ini telah menjadi penerima beasiswa itu. Mereka pun mendapatkan uang sebesar Rp600 ribu pada setiap bulannya.

Uang saku itu awalnya berasal dari sumbangan para alumni Fakultas Pertanian UGM dan filantropi yang dikelola melalui Yayasan Harjono Danoesastro.

Namun, sejak 2023, Fakultas Pertanian UGM menginvestasikan hasil sumbangan itu ke reksa dana BRI yang bernama Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF).

Pada setiap bulannya, Fakultas Pertanian UGM mendapatkan imbal hasil sekitar Rp5 juta dari total investasi sebesar Rp1,3 miliar. Hasil investasi itulah yang digunakan untuk mahasiswa penerima.

Sehingga, Fakultas Pertanian UGM tetap mampu memberikan beasiswa kepada mahasiswa setiap bulan, tanpa harus mengurangi tabungan atau sumbangan yang telah terkumpul.

"Terkait pendidikan, kami ada Yayasan Harjono Danoesastro. Itu adalah yayasan yang bekerja sama antara Faktultas Pertaian dan Kagama Pertanian," kata Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dyah Weny Respatie, kepada Suara.com.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Peternakan UGM, Dyah Weny Respatie, ketika ditemui di ruangannnya. (Suara.com/Irwan Febri Rialdi)
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian UGM, Dyah Weny Respatie, ketika ditemui di ruangannnya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kami membuat yayasan, untuk mengumpulkan dana. Setiap dana dari alumni atau siapapun, bisa langsung masuk ke tabungan. Kami ada QR untuk beasiswa, langsung masuk ke rekening," lanjutnya.

baca juga

"Sekarang sudah terkumpul hampir Rp1,4 M. Ditempatkan di BRIF, semacam saham BRI, jadi kami penempatan dana abadi di sana Rp1,3 M. Kami setiap bulan bisa membeasiswai enam mahasiswa, 600 ribu per bulan. Jadi, keuntungannya untuk membeasiswai tanpa mengurangi dana," imbuh alumni IPB dan UGM itu.

Akui Bunga BRIF Paling Tinggi

Dyah Weny Respatie mengakui Fakultas Pertanian UGM sempat melakukan riset kepada bank-bank sebelum memilih BRI. Namun, ia melihat BRI yang mampu memberikan keuntungan paling besar.

"Kami sudah dua tahun pakai BRIF, jadi itu memang salah satu bentuk kerja samanya dengan BRI. Dan kenapa pakai BRI, karena kami mencari suku bunga paling tinggi," ungkap Weny.

"Kami sudah nanya bank lain, tapi belum. Jadi, BRIF itu mampu memberikan bunga setiap bulan, karena kami kan butuh memberikan beasiswa setiap bulan. Dan sampai saat ini, bunga masih baik gitu ya itu dari BRI. Kemudian karena sudah kerja sama, kami memilihnya BRI," imbuhnya.

Gambaran portofolio Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF). (Suara.com/Irwan Febri)
Gambaran portofolio Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF). (Suara.com/Irwan Febri)

Ia pun berharap, melalui kerja sama, BRI bisa memberikan bunga lebih tinggi. Sebab, semakin besar bunganya akan semakin banyak pula mahasiswa yang menerima dampaknya.

"Harapan ke depan, kalau dari BRI kalau boleh bunganya dinaikin. Karena ini bukan untuk kami, karena semakin banyak bunga yang kami kelola. Itu semakin banyak manfaatnya, semakin banyak mahasiswa," ungkap Weny.

"Itu mahasiswa yang kami sasar, akademik bagus tapi kurang beruntung secara ekonomi," imbuh wanita yang telah menjadi dosen UGM sejak 2009 itu.

BRIF Cocok untuk Investasi

Momen Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, saat memberi pembekalan di FEB UGM. (Dok. UGM)
Momen Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, saat memberi pembekalan di FEB UGM. (Dok. UGM)

Area Head BRI Yogyakarta, Lutfi Anggriawan, menjelaskan bahwa BRIF merupakan produk dari anak perusahaan yang bernama BRI Manajemen Investasi.

BRIF dinilai cocok untuk investasi, terutama bagi mereka yang mencari keseimbangan antara pertumbuhan modal dan pendapatan rutin. Kinerja BRIF juga diperiksa secara umum di situs BRI Manajemen Investasi.

"BRIF itu produk dari anak perusahaannya BRI, yaitu BRI Manajemen Investasi. Jadi, kolaborasi tidak hanya BRI saja, tapi di situ ada anak perusahaan, yang nanti penempatan dananya ada di obligasi dan saham,” ujar Lutfi.

“Kalau kinerja BRIF-nya bisa dicek di websitenya BRI MI. Kalau BRIF sendiri tergantung dari pengelolaan reksa dana yang kebetulan sebagian besar ditempatkan di obligasi. Karena BRIF ini masuk ke obligasi, jadi tergantung dari suku bunga Bank Indonesia,” imbuhnya.

Lutfi menyambut positif pemanfaatan hasil investasi Fakultas Pertanian UGM untuk mendukung pendidikan mahasiswa, meski ia menegaskan bahwa imbal hasil tetap bergantung pada strategi pengelolaan portofolio.

“Sependapat dengan Bu Weny, tetapi kembali lagi untuk reksa dana tergantung kepada alokasi portofolio aset reksa dana tersebut,” tutup eks pimpinan cabang BRI Cik Ditiro itu.

Pada akhirnya, langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana yang cerdas tidak hanya menjaga keberlanjutan, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk tetap mengenyam pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026

Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 22:29 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Pemkot Jaktim Perkuat Pembinaan Melon Inthanon Bersama BRI

Pemkot Jaktim Perkuat Pembinaan Melon Inthanon Bersama BRI

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 22:03 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

Transformasi Desa Sumberejo Menuju Kemandirian Ekonomi Bersama BRI

Transformasi Desa Sumberejo Menuju Kemandirian Ekonomi Bersama BRI

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 19:59 WIB

BRI Optimistis Perkuat Ekonomi UMKM di Tahun 2026, Ini Strateginya

BRI Optimistis Perkuat Ekonomi UMKM di Tahun 2026, Ini Strateginya

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×