Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Foto Aldie/Suara.com
baca 10 detik
  • Digitalisasi percepat risiko global, BI serukan kebijakan terintegrasi dan adaptif.
  • Otonomi lembaga keuangan krusial untuk tata kelola mandiri hadapi krisis ekonomi.
  • Konferensi JCLI BI diikuti 34 negara bahas arsitektur keuangan baru dan independensi.

Suara.com - Dunia kini resmi memasuki era arsitektur keuangan baru yang ditandai dengan semakin tipisnya sekat antarlembaga dan sektor kebijakan global. Fenomena ini menuntut otoritas keuangan untuk bertindak lebih terintegrasi demi menjaga stabilitas ekonomi dari guncangan yang kian kompleks.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas A.M. Djiwandono mengungkapkan bahwa keterkaitan yang kuat antarsektor menyebabkan batas antara kebijakan moneter, fiskal, dan makroprudensial kian memudar. Hal ini diperparah oleh percepatan digitalisasi yang membuat transmisi risiko lintas negara terjadi dalam sekejap.

"Percepatan digitalisasi dan konektivitas lintas negara saat ini mempercepat transmisi risiko yang dapat memicu guncangan terhadap stabilitas ekonomi," ujar Thomas dalam siaran pers di Jakarta, Senin (11/5/2026).

Di tengah pergeseran lanskap ini, BI menegaskan bahwa otonomi kelembagaan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Thomas yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto ini menekankan bahwa independensi tidak hanya krusial bagi bank sentral, tetapi juga bagi seluruh regulator dan otoritas pengawas sektor keuangan. Hal ini diperlukan untuk menjamin tata kelola kebijakan yang mandiri dan efektif dalam menghadapi risiko multidimensi.

Isu krusial ini menjadi bahasan utama dalam International Conference and Call for Papers Journal of Central Banking Law and Institutions (ICFP-JCLI) ke-4. Konferensi tahun ini mengusung tema “Central Banking in Transition: Navigating Interconnected Risks and Institutional Governance and Autonomy in the New Financial Architecture.”

Ketertarikan dunia terhadap isu tata kelola ini terbukti sangat tinggi. Forum tersebut berhasil menjaring 291 karya ilmiah dari penulis di 34 negara. Para akademisi dan praktisi dunia berkumpul untuk merumuskan solusi atas kompleksitas tantangan kebijakan masa depan.

Sebagai poin penutup, para ahli menyepakati bahwa meski transformasi digital membuka ruang inovasi yang luas, penguatan kerangka pengawasan yang adaptif tetap menjadi prioritas. Manajemen krisis yang matang dan kelincahan otoritas dalam memitigasi risiko akan menjadi penentu resiliensi ekonomi digital di tengah perubahan arsitektur keuangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

Terkini

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:33 WIB

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:54 WIB

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:18 WIB

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:04 WIB