Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Achmad Fauzi

Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB
Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI
MSCI kan mengumumkan rebalancing terhadap pasar modal Indonesia. [Suara.com/Hadi]
baca 10 detik
  • MSCI akan mengumumkan penyesuaian indeks pasar saham Indonesia terkait perubahan porsi saham, penambahan, dan migrasi antar segmen.
  • Saham BREN dan Dian Swastatika Sentosa berpotensi dihapus dari indeks MSCI karena memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan yang tinggi.
  • Penyesuaian data kepemilikan saham oleh MSCI berisiko menyebabkan penghapusan atau penurunan peringkat bagi konstituen saham tertentu di Indonesia.

Suara.com - Lembaga pemeringkat Morgan Stanley Capital Index (MSCI) akan mengumumkan laporannya terhadap rebalancing indeks pasar saham Indonesia.

Setidaknya, ada tiga yang akan diumumkan oleh MSCI, yaitu kenaikan porsi saham investor asing di suatu pemerintah atau Foreign Inclusion Factor (FIF) dan kepemilikan saham atau Number of Shares, penambahan ke MSCI Investable Market Indexes (IMI), dan migrasi ke atas antar size–segment.

Mengutip analisa Stockbit Sekuritas, Selasa (11/5/2026), MSCI diproyeksi tetap akan menghapus saham-saham, di mana kepemilikan mayoritas sahamnya masih tinggi.

"Hal ini sejalan dengan perlakuan MSCI terhadap saham sejenis di pasar lain," tulis Stockbit dalam risetnya.

Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
MSCI akan mengumumkan rebalancing terhadap pasar modal Indonesia. [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]

Beberapa saham yang akan dihapus yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa yang bakal hengkang dari indeks MSCI karena masuk dalam daftar saham dengan kepemilikian terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concertration (HSC).

"Sehingga, kedua saham tersebut berpotensi mengalami tekanan jual dari passive fund saat MSCI mengeksekusi deletion," tulis Stockbit.

Stockbit juga meminta investor untuk memperhatikan potensi penyesuaian free float oleh MSCI menggunakan data kepemilikan lebih dari 1 persen, khususnya mengenai bagaimana MSCI mengklasifikasikan berbagai jenis pemegang saham dan seberapa besar perubahan free float yang dihasilkan.

"Penyesuaian ini dapat membuat konstituen saham Indonesia mengalami deletion atau downgrade ke small cap index," tulis Stockbit.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Alarm Bahaya dari MSCI: Pasar Modal RI Terancam Kehilangan Taji di Mata Global

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:26 WIB

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

×