Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
Harga cabai alami kenaikan. [Antara]
baca 10 detik
  • BPS mencatat kenaikan harga cabai merah terjadi di 247 kabupaten/kota hingga minggu kedua Mei 2026 secara nasional.
  • Harga rata-rata cabai merah secara nasional masih berada di bawah batas Harga Acuan Penjualan yang telah ditentukan.
  • Mendagri menginstruksikan pemerintah daerah segera menggunakan data BPS tersebut untuk menyusun langkah aksi pengendalian inflasi pangan wilayah.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 247 kabupaten/kota mengalami lonjakan harga cabai merah hingga minggu kedua Mei 2026. Meski secara rata-rata nasional harga masih berada di bawah batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP), BPS mengingatkan pemerintah daerah mulai meningkatkan kewaspadaan.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan cabai merah kini menjadi komoditas dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) paling luas secara nasional.

"Jumlah kabupaten kota yang mengalami kenaikan, IPH, yang pertama cabai merah karena memang jumlah kabupaten kota yang mengalami kenaikan cabai merah sudah 247 kabupaten kota," ujarnya dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang disiarkan di Youtube Kementerian Dalam Negeri, Senin (18/5/2026).

Harga cabai naik lagi pada Kamis (27/11/2025). [Antara]
Harga cabai naik. [Antara]

Menurut dia, kenaikan harga cabai merah secara nasional pada minggu kedua Mei 2026 mencapai 7,71 persen dibanding April 2026. Angka tersebut menunjukkan tekanan harga yang cukup besar, terutama di sejumlah wilayah dengan pasokan terbatas.

Namun Amalia menyebut, kenaikan persentase harga tidak selalu berarti kondisi sudah melampaui batas kewajaran. Sebab, secara rata-rata nasional level harga cabai merah masih berada di bawah HAP konsumen.

"Walaupun secara delta kenaikan harga cabai merah itu ada kenaikan besar, tetapi untuk level harga secara rata-rata nasional, ini harga cabai merah masih di bawah HAP," ujarnya.

BPS menilai pemantauan harga tidak cukup hanya melihat kenaikan IPH, tetapi juga harus memperhatikan harga absolut di tiap daerah. Sebab, beberapa kabupaten/kota mencatat lonjakan tinggi dari sisi perubahan harga, namun level akhirnya masih tergolong aman.

"Jadi mungkin kita juga perlu perhatikan tidak hanya sekadar perubahan IPH-nya yang kita pantau, tetapi juga level harga dari komoditas tersebut perlu kita pantau apakah sudah di atas HAP atau memang masih di bawah harga wajar," tutur Amalia.

Secara wilayah, Pulau Sumatera mencatat cabai merah dan cabai rawit sebagai penyumbang utama kenaikan IPH. Sementara di Pulau Jawa, tekanan datang dari kombinasi cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.

baca juga

Di luar Jawa dan Sumatera, beras serta cabai merah juga menjadi pemicu utama kenaikan harga di sejumlah daerah. Kondisi ini menunjukkan cabai merah masih menjadi komoditas sensitif dalam pembentukan tekanan inflasi pangan.

Menggapi dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat yang sama meminta pemerintah daerah menggunakan data BPS sebagai acuan utama untuk merancang langkah cepat pengendalian harga sesuai kondisi komoditas di masing-masing wilayah.

"Ini penting untuk daerah melakukan rencana aksi minggu depan, minggu ini mau ngerjain apa. Tergantung daerahnya itu melihat komoditasnya apa," pungkas Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×