Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB
Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto
Ilustrasi Kripto (Unsplash.com/Kanchanara)
baca 10 detik
  • Aturan 1% dinilai efektif membatasi kerugian trader saat pasar bergejolak.
  • “Jumat Berdarah Kripto” 2025 jadi bukti pentingnya manajemen risiko.
  • Trader emosional dan overtrading berisiko kehilangan seluruh modal.

Suara.com - Gejolak pasar keuangan global kembali menjadi pengingat keras bagi para trader dan investor bahwa keuntungan besar selalu dibayangi risiko besar. Dalam dunia trading modern, terutama di pasar mata uang kripto yang sangat volatil, disiplin manajemen risiko kini dinilai jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar cuan cepat.

Broker CFD global Elev8 menyoroti pentingnya penerapan “aturan 1%” sebagai strategi perlindungan modal di tengah ancaman peristiwa pasar ekstrem atau black swan. Salah satu contoh paling dramatis terjadi pada Oktober 2025 dalam peristiwa yang dijuluki “Jumat Berdarah Kripto”, ketika gelombang likuidasi global menghapus saldo akun para trader hanya dalam hitungan jam.

Dalam ilustrasi yang dipaparkan Elev8, seorang trader dengan nilai akun sekitar US$2 juta atau Rp34 miliar (kurs Rp17.000) sempat mengalami penurunan hingga tersisa US$900 ribu atau Rp15,3 miliar akibat overtrading. Meski kerugian itu masih bisa ditoleransi, kejatuhan pasar kripto pada Oktober 2025 akhirnya menghapus seluruh sisa modal akibat tidak adanya pengelolaan risiko yang memadai.

Aturan 1% sendiri merupakan prinsip manajemen risiko yang membatasi potensi kerugian maksimal hanya sebesar 1% dari total modal dalam setiap transaksi. Artinya, trader dengan modal US$100 ribu hanya diperbolehkan mengambil risiko maksimal US$1.000 per posisi.

Strategi ini dianggap mampu menjaga keberlangsungan modal jangka panjang di tengah volatilitas tinggi aset seperti Bitcoin, emas, maupun pasangan mata uang global. Dengan stop loss yang disiplin, trader dapat bertahan lebih lama meski mengalami serangkaian kerugian.

Elev8 menjelaskan, trader yang mempertaruhkan 1% modal per transaksi hanya mengalami penurunan sekitar 10% setelah 10 kali kerugian beruntun. Sebaliknya, trader yang mengambil risiko 5% per transaksi bisa mengalami drawdown hingga sekitar 40%, sehingga membutuhkan keuntungan besar hanya untuk kembali ke titik impas.

Analis pasar keuangan Elev8, Kar Yong Ang, mengatakan banyak trader gagal bukan karena strategi yang buruk, melainkan akibat perilaku emosional dan eksposur risiko yang berlebihan.

Menurut dia, kesalahan umum trader meliputi pengambilan risiko terlalu besar demi pertumbuhan cepat, mengubah stop loss karena emosi, hingga risiko korelasi tersembunyi yang membuat sejumlah posisi tampak terdiversifikasi padahal sebenarnya bertumpu pada eksposur pasar yang sama.

“Disiplin, strategi terstruktur, dan perhitungan risiko yang benar pada akhirnya menentukan keberlanjutan jangka panjang dalam trading,” ujar Kar Yong Ang.

baca juga

Elev8 menilai, fokus utama trader seharusnya bukan sekadar mengejar profit besar dalam satu transaksi, melainkan menjaga daya tahan modal agar tetap mampu bertahan di pasar dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN

Komisaris Tanpa Kompetensi Hanya Jadi Beban bagi BUMN

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:01 WIB

Ajak Istri dan Anak Kunker Ke New York, Apakah Menteri PU Langgar Aturan Menkeu?

Ajak Istri dan Anak Kunker Ke New York, Apakah Menteri PU Langgar Aturan Menkeu?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:41 WIB

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bersama Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Menuju Kancah Internasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:16 WIB

Bulog Gerak Cepat Tindaklanjuti Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Gudang Karawang

Bulog Gerak Cepat Tindaklanjuti Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Gudang Karawang

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:02 WIB

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

UU P2SK Dinilai Mampu Perkuat Daya Saing dan Kedaulatan Industri Kripto Nasional

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:37 WIB

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Investor Asing Masih Jual Saham Rp365 Miliar di Sesi I, Tapi BBCA Tetap Diserok

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:20 WIB

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:15 WIB

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Usai IPO, Saham JELI Langsung ARA

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:07 WIB

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

BI Tak Agresif Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Naik Hingga Akhir Juni Jadi Rp2.606 T

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:02 WIB

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:42 WIB

×