Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB
Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia
ilustrasi perdagangan karbon (pexels/ Marcin Jozwiak )
  • PT Pertamina NRE mengedukasi mahasiswa ITB mengenai mekanisme perdagangan karbon pada 21 Mei 2026 untuk mendukung target nasional.
  • Sistem perdagangan karbon memungkinkan pihak yang berhasil menekan emisi menjual kredit karbon guna mendorong dekarbonisasi secara ekonomi.
  • Transisi energi menuju emisi nol bersih 2060 menciptakan peluang karier baru berbasis ekonomi hijau bagi generasi muda Indonesia.

Suara.com - PT Pertamina New & Renewable Energy (NRE) mulai gencar memperkenalkan konsep carbon trading atau perdagangan karbon kepada generasi muda di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dan transisi energi di Indonesia.

Melalui gelaran Pertamina Goes to Campus 2026 di Institut Teknologi Bandung pada 21 Mei 2026, Pertamina NRE mengedukasi mahasiswa mengenai mekanisme perdagangan karbon dan perannya dalam mendukung target pengurangan emisi nasional.

Dalam acara tersebut, Pertamina NRE menghadirkan booth interaktif yang memberikan edukasi mengenai carbon trading, proses pengurangan emisi melalui kredit karbon, hingga pengembangan proyek energi rendah karbon untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Carbon trading sendiri merupakan sistem yang mendorong pengurangan emisi karbon. Perusahaan atau pihak yang mampu menekan emisi lebih besar dapat menjual hasil pengurangan emisinya kepada pihak lain yang emisinya masih tinggi.

Ilustrasi Emisi Karbon ( freepik/freepik)
Ilustrasi perdagangan Karbon ( freepik/freepik)

Mekanisme tersebut dinilai dapat mendorong lebih banyak pihak melakukan pengurangan emisi karena memiliki nilai ekonomi.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, mengatakan pengenalan perdagangan karbon penting dilakukan agar generasi muda memahami perannya dalam mendukung dekarbonisasi nasional.

"Pengenalan carbon trading menjadi penting agar generasi muda memahami bagaimana mekanisme perdagangan karbon dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi serta mendukung target dekarbonisasi di Indonesia," ujar Sri seperti dikutip, Minggu (24/2/2026).

Menurut dia, transisi energi saat ini juga membuka peluang besar bagi lahirnya green jobs atau pekerjaan berbasis ekonomi hijau yang semakin berkembang secara global.

Sri mengatakan tren energi bersih dan keberlanjutan bukan hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi anak muda Indonesia.

"Hal tersebut menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi generasi muda," katanya.

Selain edukasi di kampus, Pertamina NRE sebelumnya juga aktif melakukan kampanye pengurangan emisi karbon melalui program carbon offset bersama aplikasi Livin' by Mandiri.

Melalui program tersebut, masyarakat diperkenalkan pada konsep carbon offset, yakni mekanisme kompensasi emisi karbon melalui pembelian kredit karbon untuk mendukung proyek-proyek penurunan emisi terverifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih

Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:10 WIB

Terkini

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:39 WIB

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:25 WIB

Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran

Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:19 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:56 WIB

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:17 WIB

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:37 WIB