Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB
Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
  • Bank Mandiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp18,1 triliun atau tumbuh 18,9 persen hingga periode April 2026.
  • Penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.550 triliun, meningkat 18,5 persen didorong fokus pada sektor produktif dan UMKM.
  • Total aset Bank Mandiri meningkat menjadi Rp2.245 triliun seiring penguatan ekosistem bisnis dan optimalisasi layanan digital perbankan.

Suara.com - Bank Mandiri mencatatkan kinerja positif pada empat bulan pertama 2026 di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

Berdasarkan laporan keuangan bank only per 30 April 2026, emiten berkode BMRI tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp18,1 triliun atau tumbuh 18,9 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

Kinerja Bank Mandiri ini ditopang penguatan ekosistem bisnis, pemberdayaan UMKM, serta dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kenaikan total aset Bank Mandiri yang mencapai Rp2.245 triliun hingga April 2026. Nilai itu meningkat 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.933 triliun.

Pertumbuhan aset Bank Mandiri ini mencerminkan ekspansi bisnis dan penguatan intermediasi perbankan yang terus berjalan di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik.

Kinerja intermediasi perseroan juga menunjukkan tren positif. Penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 18,5 persen secara YoY menjadi Rp1.550 triliun.

Pertumbuhan tersebut melampaui rata-rata industri perbankan nasional dengan fokus pembiayaan yang diarahkan ke sektor produktif, mulai dari korporasi hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ilustrasi UMKM lokal di IKN. [Ist]
Ilustrasi UMKM. [Ist]

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem yang dijalankan secara terintegrasi di seluruh segmen bisnis.

“Bank Mandiri terus memperluas akses layanan finansial yang nyaman dan menyeluruh bagi masyarakat, sekaligus menjaga keunggulan berkelanjutan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (28/5/2026).

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 16,6 persen secara tahunan menjadi Rp1.650 triliun pada April 2026, dibandingkan Rp1.415 triliun pada April 2025.

Pertumbuhan tersebut didukung aktivitas ekonomi nasional yang tetap terjaga, serta optimalisasi layanan digital melalui Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri.

Menurut Novita, sinergi layanan digital tersebut memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu ekosistem keuangan.

Selain itu, perseroan juga terus menjaga kualitas pertumbuhan melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang disiplin.

Diversifikasi sumber pendapatan dinilai menjadi salah satu strategi penting untuk mempertahankan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program prioritas pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan pembiayaan UMKM, dukungan sektor strategis dan hilirisasi, hingga pemberdayaan koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Langkah Bank Mandiri tersebut diharapkan mampu memperluas lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi nasional secara berkelanjutan.

“Bank Mandiri akan terus menghadirkan layanan finansial yang nyaman, andal, dan menyeluruh, serta memperkuat ekosistem yang mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Novita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:36 WIB

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Terkini

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB