Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil

M Nurhadi

Rabu, 03 Juni 2026 | 08:29 WIB
Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil
Integrasi layanan Bank Jago dan GoPay diharapkan bisa mendorong inklusi keuangan. Foto: Ilustrasi logo Bank Jago. [Antara]
  • Fitch Ratings resmi menetapkan peringkat nasional jangka panjang 'A-(idn)' dengan outlook stabil bagi PT Bank Jago Tbk.
  • Kekuatan kredit Bank Jago didorong oleh ekspansi perbankan digital serta perbaikan profitabilitas yang dinilai cukup tangguh.
  • Manajemen risiko melalui asuransi kredit berhasil menjaga rasio kredit bermasalah tetap rendah di tengah pertumbuhan agresif.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings Indonesia, resmi mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank Jago Tbk (ARTO) pada level 'A-(idn)'. Prospek atau outlook dari peringkat tersebut ditetapkan berada pada posisi 'Stabil'.

Sebagai informasi, peringkat nasional di kategori 'A' mencerminkan ekspektasi pasar terhadap tingkat risiko gagal bayar (default risk) yang relatif rendah jika dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara yang sama.

Peringkat ini menegaskan bahwa tingkat kelayakan kredit intrinsik standalone Bank Jago dinilai cukup tangguh, yang didorong oleh keberhasilan ekspansi bisnis perbankan digital serta perbaikan profitabilitas yang berkelanjutan.

Meski demikian, Fitch memberikan catatan bahwa keunggulan peringkat tersebut masih diimbangi oleh struktur portofolio yang terkonsentrasi, laju ekspansi kredit yang sangat pesat, serta orientasi penyaluran dana ke segmen nasabah yang memiliki profil risiko lebih tinggi.

Penilaian Fitch terhadap profil risiko Bank Jago sangat dipengaruhi oleh kebijakan target pertumbuhan bank yang ambisius. Portofolio emiten bank digital ini dinilai masih condong kepada sektor kredit tanpa agunan untuk kategori ritel serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Karakteristik segmen ini dinilai membawa tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata industri perbankan sejenis, yang berpotensi menahan beban kerugian penurunan nilai serta biaya kredit (cost of credit) di level yang tinggi.

Namun, manajemen risiko Bank Jago dinilai berhasil mengompensasi tekanan tersebut melalui skema asuransi kredit dan pengalihan kredit bermasalah kepada pihak ketiga.

Berkat strategi ini, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Bank Jago mampu terjaga rendah di level 0,8 persen per akhir Maret 2026.

Ke depan, Fitch memproyeksikan rasio NPL Bank Jago berpotensi mengalami kenaikan ke rentang 1,1 persen hingga 1,2 persen seiring dengan potensi berkurangnya cakupan asuransi kredit.

Walau begitu, penerapan bunga kredit yang memadai serta diversifikasi portofolio yang kian matang diyakini mampu menjaga biaya kredit tetap berada pada tingkat yang dapat dikelola, yakni di kisaran 4,5 persen.

Tren Penurunan Modal Inti Utama (CET1)

Pesatnya pertumbuhan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) akibat ekspansi kredit yang agresif diperkirakan akan berdampak pada penurunan rasio kecukupan modal bank.

Fitch mencatat rasio modal inti utama atau Common Equity Tier 1 (CET1) Bank Jago bertengger di level 28,8 persen per akhir Maret 2026.

Mengingat model bisnis bank digital memerlukan bantalan permodalan yang lebih besar untuk menyerap risiko, rasio CET1 ini diproyeksikan akan menyusut, namun tetap dikategorikan memadai dalam jangka pendek karena didukung oleh peningkatan kemampuan bank dalam membentuk modal secara internal (internal capital generation).

Indikator Sensitivitas Peringkat Fitch untuk Bank Jago:

  • Pemicu Penurunan Peringkat: Peringkat dapat diturunkan jika agresivitas di segmen berisiko tinggi memicu pembengkakan rasio NPL di atas 6 persen atau penurunan rasio CET1 di bawah 20 persen secara berkepanjangan.
  • Pemicu Kenaikan Peringkat: Peringkat berpeluang dinaikkan jika bank mampu melakukan diversifikasi portofolio kredit secara berkelanjutan dengan selera risiko yang terkendali, yang dibuktikan lewat perbaikan biaya kredit yang signifikan tanpa memperburuk rasio NPL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gontor dan Jago Syariah Kolaborasi Edukasi Finansial untuk Santri

Gontor dan Jago Syariah Kolaborasi Edukasi Finansial untuk Santri

Foto | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:50 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bank Jago Raup Laba Rp86 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 42%

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 13:58 WIB

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:58 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Terkini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:25 WIB

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional

Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:10 WIB

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:32 WIB

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:11 WIB

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 21:37 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:54 WIB

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:34 WIB