Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

M Nurhadi

Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG di Bursa Efek Indonesia melemah 1,25% ke level 6.099,925 pada penutupan sesi pertama, Senin (22/6/2026).
  • Penurunan indeks dipicu aksi ambil untung serta koreksi massal pada sepuluh sektor, terutama sektor kesehatan sebesar 2,58%.
  • Saham DSSA, BBCA, dan TPIA mencatatkan nilai transaksi terbesar di tengah tingginya volatilitas pasar selama perdagangan berlangsung.

Suara.com - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal mempertahankan zona hijaunya dan harus rela tergelincir ke zona merah pada paruh pertama perdagangan awal pekan, Senin (22/6/2026).

Setelah sempat dibuka di zona aman pada pagi hari, aksi ambil untung (profit taking) dan tekanan jual massal membuat indeks saham domestik mendarat di teritori negatif pada penutupan Sesi I siang ini.

IHSG mengakhiri paruh pertama perdagangan dengan melemah sebesar 1,25% atau terpangkas hingga 77,214 basis poin. Koreksi ini memaksa indeks parkir di level 6.099,925 pada jeda makan siang.

Sejak bel pembukaan berbunyi pada pukul 09.00 WIB, IHSG sebenarnya memulai langkah dari level 6.177. Namun, sepanjang paruh pertama, pergerakan indeks terpantau bergerak sangat variatif dengan volatilitas yang cukup tinggi.

IHSG sempat merangkak naik hingga menyentuh batas atas di level 6.226, sebelum akhirnya berbalik arah merosot hingga ke batas bawah harian di level 6.052.

Secara umum, kondisi pasar didominasi oleh koreksi harga saham secara merata. Data statistik bursa mencatat, sebanyak 476 saham berakhir melemah, berbanding terbalik dengan 200 saham yang masih mampu menguat, sementara sisanya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

DSSA, BBCA, dan TPIA Kuasai Likuiditas Transaksi

Di tengah lesunya laju indeks, aktivitas perdagangan di lantai bursa tetap berjalan likuid. Berdasarkan nilai perputaran uang di pasar, terdapat tiga emiten berkapitalisasi besar yang menjadi magnet utama bagi para pelaku pasar untuk menempatkan dananya.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi keluar sebagai tiga saham dengan akumulasi jumlah nilai transaksi terbesar sepanjang sesi pertama berlangsung.

baca juga

Kejatuhan IHSG pada siang ini dipicu oleh rontoknya hampir seluruh indeks sektoral di bursa. Dari sebelas sektor yang ada, sepuluh sektor mencatatkan rapor merah dengan sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi beban penekan terdalam setelah anjlok signifikan sebesar 2,58%.

Berikut adalah rincian performa indeks sektoral pada penutupan Sesi I:

IDXHEALTH (Kesehatan): Turun tajam -2,58%.
IDXINDUST (Industri): Melemah -2,09%.
IDXCYCLIC (Barang Konsumen Siklikal): Berkurang -2,00%.
IDXBASIC (Barang Baku): Terkoreksi -1,99%.
IDXFINANCE (Keuangan): Turun -1,75%.
IDXINFRA (Infrastruktur): Melemah -0,83%.
IDXTRANS (Transportasi & Logistik): Berkurang -0,79%.
IDXNONCYC (Barang Konsumen Non-Siklikal): Turun tipis -0,53%.
IDXENERGY (Energi): Melemah -0,28%.
IDXTECHNO (Teknologi): Turun minor -0,04%.

Satu-satunya sektor yang berhasil melawan arus perlemahan pasar dan parkir di zona hijau adalah sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) yang mampu merangkak naik tipis sebesar 0,02%.

Indeks Saham Unggulan Kompak Berguguran

Langkah mundur IHSG juga diikuti oleh melorotnya berbagai indeks saham acuan dan indeks saham unggulan lainnya di bursa domestik. Indeks LQ45 yang diisi oleh saham-saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi besar tergelincir 1,27% menuju level 601,671.

Kondisi serupa dialami oleh Jakarta Islamic Index (JII) yang merepresentasikan saham-saham syariah, di mana indeks ini melemah sebesar 1,67% ke posisi 362,270.

Selanjutnya, indeks IDX30 ditutup terkoreksi 1,34% ke level 340,135, serta indeks MNC36 terpantau ikut menukik 1,59% dan tertahan di level 265,825 pada penutupan perdagangan siang ini.

Disclaimer: Artikel berita keuangan ini dirangkum berdasarkan data seketika (real-time) hasil penutupan pasar Sesi I Bursa Efek Indonesia tanggal 22 Juni 2026. Tulisan ini bersifat informatif untuk publikasi pers dan bukan merupakan rekomendasi, perintah, atau saran mutlak untuk melakukan eksekusi jual-beli instrumen investasi tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB