- Mufli Budi Ananda ditunjuk menjadi Komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan patungan baja antara Indonesia dan Korea Selatan.
- Berlokasi di Cilegon, PT Krakatau Posco memproduksi tiga juta ton baja per tahun untuk berbagai kebutuhan infrastruktur strategis.
- PT Krakatau Steel kini memiliki porsi kepemilikan saham sebesar 50 persen setelah melakukan suntikan modal pada tahun 2022.
Suara.com - Media sosial tengah diramaikan perbincangan hangat mengenai sosok Mufli Budi Ananda. Nama pria yang dikenal luas sebagai asisten pribadi seleb pendukung Prabowo-Gibran, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, tersebut mendadak mencuat ke permukaan setelah beredar kabar, ditunjuk untuk menduduki posisi penting sebagai Komisaris di PT Krakatau Posco.
Sorotan publik ini secara otomatis mengarah pada rekam jejak dan profil dari PT Krakatau Posco itu sendiri. Korporasi tersebut merupakan sebuah perusahaan patungan strategis (joint venture) berskala besar yang mempertemukan raksasa baja milik negara, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dengan produsen baja terkemuka asal Korea Selatan, POSCO .
PT Krakatau Posco memegang peranan krusial sebagai pelopor pabrik baja terpadu pertama di kawasan Asia Tenggara yang mengadopsi sistem teknologi Blast Furnace (tanur tiup).
Didirikan mula-mula pada tahun 2010 dan mengawali fase produksi komersialnya pada tahun 2014, fasilitas operasional utama perusahaan ini berpusat di Cilegon, Banten .
Perusahaan patungan ini memiliki daya output yang luar biasa, dengan kapasitas produksi yang mampu menyentuh angka 3 juta ton baja per tahun . Manajemen bahkan telah menyiapkan cetak biru ekspansi lebih lanjut demi meningkatkan volume pabrikasi secara berkala .
Fokus komoditas yang dihasilkan meliputi:
- Produk Utama: Plat baja dan lempengan baja (slab) berkualitas tinggi untuk kebutuhan industri .
Penyokong Infrastruktur: Menyuplai bahan baku baja struktural untuk jembatan, jalan tol, bejana tekan, pembuatan kapal, hingga jaringan pipa gas domestik . - Proyek IKN: Menyediakan varian weathering steel (baja khusus tahan korosi) yang diaplikasikan langsung dalam pembangunan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara .
Sejarah Restrukturisasi dan Peta Kepemilikan Saham 50:50
Guna memperkuat struktur keuangan dan operasional perusahaan patungan ini, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sempat mengeksekusi transaksi material berupa suntikan modal bernilai fantastis mencapai 265 juta dolar AS atau setara Rp 3,78 triliun pada tahun 2022 .
Langkah korporasi tersebut diwujudkan melalui bentuk pengalihan aktiva tetap , yang mencakup lima bidang tanah strategis serta unit pabrik Hot Strip Mill (HSM) 2 .
Melalui skema transaksi inbreng yang diresmikan pada 28 November 2022 , emiten baja dengan kode saham KRAS tersebut secara sah mengerek porsi kepemilikan sahamnya di Krakatau Posco , dari yang semula hanya 30 persen melesat menjadi 50 persen.
Direktur Utama Krakatau Steel saat itu, Silmy Karim, menjelaskan bahwa penambahan porsi saham ini ditujukan untuk melahirkan sinergi hulu-hilir yang solid antara keunggulan lokal KRAS dan kekuatan teknologi global milik Posco Korea .
Pasca-penandatanganan akta tersebut, struktur peta kepemilikan modal di PT Krakatau Posco terbagi secara berimbang :
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (Indonesia): 50%
POSCO (Korea Selatan): 50%