Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

M Nurhadi

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB
TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun
Calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)
baca 10 detik
  • Anggota DPR TB Hasanuddin mengungkapkan biaya latihan fisik militer calon manajer Koperasi Desa mencapai Rp30 juta per orang.
  • Kementerian Pertahanan melibatkan 35.476 peserta dalam pelatihan militer yang menelan anggaran negara lebih dari Rp1 triliun secara nasional.
  • TB Hasanuddin merekomendasikan penghapusan materi militer agar anggaran efisien dan fokus utama pelatihan dialihkan sepenuhnya pada kompetensi manajerial.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) Tubagus (TB) Hasanuddin, membeberkan bahwa alokasi anggaran untuk pos latihan fisik kemiliteran bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menembus angka Rp30 juta per peserta.

Politikus yang bernaung di komisi pertahanan, intelijen, dan mitra strategis Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini menilai nominal tersebut terlalu besar dan kurang relevan dengan output kompetensi yang dibutuhkan.

Berdasarkan hitungan kalkulasi dari durasi total pelatihan selama 45 hari, porsi pendanaan terbesar justru terserap habis untuk aktivitas lapangan ala militer, bukan untuk pemahaman tata kelola bisnis koperasi.

"Berdasarkan kriteria pelatihan untuk tujuh hari itu menghabiskan Rp5 juta per peserta, maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi," ungkap TB Hasanuddin dalam siaran pers tertulisnya, Senin (29/6/2026).

Skala Pelatihan Nasional dan Estimasi Anggaran yang Fantastis

Di sisi lain, peruntukan latsarmil ini mengacu pada program penguatan kapasitas yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Sekretariat Jenderal Kemhan melalui Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, program ini direncanakan secara masif untuk menjaring puluhan ribu sumber daya manusia di tingkat perdesaan dan pesisir.

Tercatat ada sebanyak 30.000 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta 5.476 calon manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diwajibkan mengikuti Latsarmil Komponen Cadangan (Komcad). Total keseluruhan peserta secara nasional mencapai 35.476 orang.

Jika kalkulasi biaya latihan militer sebesar Rp30 juta per orang tersebut dikalikan dengan jumlah total peserta khusus KDMP saja (30.000 orang), maka estimasi anggaran yang digelontorkan untuk komponen fisik militer disinyalir menembus angka fantastis sekitar Rp900 miliar.

baca juga

Angka ini bahkan akan melompat melampaui Rp1 triliun jika turut menghitung komponen peserta dari sektor kampung nelayan.

Rangkaian pembekalan ini dilaksanakan secara serentak selama 45 hari dan tersebar di 67 satuan kedinasan TNI di seluruh wilayah Indonesia. Materi yang diadopsi mencakup latihan dasar kemiliteran layaknya anggota Komcad pada umumnya.

Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa doktrin militer dasar ini krusial untuk membentuk mentalitas pengelola fasilitas publik di daerah. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menerangkan bahwa aspek kedisiplinan dan kepemimpinan bernegara merupakan modal dasar yang tidak boleh dikesampingkan.

"Melalui latsarmil Komcad, peserta dibekali ilmu dan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, semangat pengabdian, serta etos kerja yang kuat," jelas Rico sebagaimana dilansir dari kantor berita Antara.

Rico menambahkan, penguatan wawasan kebangsaan ini dinilai penting agar para calon manajer memiliki ketahanan mental dan tanggung jawab tinggi saat memimpin KDMP maupun KNMP.

Selain itu, Kemhan juga memastikan para peserta tetap mendapatkan muatan manajerial dan kompetensi teknis yang kurikulumnya dirancang bersama kementerian teknis terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:24 WIB

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:08 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:54 WIB

BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia

BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:30 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

×