Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Dicky Prastya

Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
Industri rendah karbon. [Dok. IWIP]
baca 10 detik
  • PT IWIP bergabung dalam Program Net Zero Industrial Precincts untuk mendukung target dekarbonisasi nasional dan Net Zero Emission 2050.
  • Kemenperin dan Climateworks Centre memfasilitasi pengembangan kawasan industri rendah karbon melalui pemetaan serta penyusunan jalur transisi dekarbonisasi strategis.
  • IWIP mengimplementasikan energi terbarukan seperti PLTB dan PLTS serta menerapkan prinsip ekonomi sirkular untuk mempercepat transformasi kawasan berkelanjutan.

Suara.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperkuat transformasi menuju kawasan industri rendah karbon untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) sektor industri pada 2050.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi IWIP dalam Program Net Zero Industrial Precincts (NZIP), program yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Climateworks Centre yang mendorong pengembangan kawasan industri rendah karbon di Indonesia.

Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin, Winardi menyampaikan bahwa transformasi kawasan industri merupakan salah satu langkah strategis untuk mencapai target dekarbonisasi sektor industri nasional.

Menurutnya, kawasan industri tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai ekosistem yang mendorong efisiensi sumber daya, pengembangan infrastruktur bersama, pemanfaatan energi rendah karbon, serta pengelolaan lingkungan secara terpadu.

“Melalui pendekatan tersebut, pengelola kawasan, tenant, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat bersama-sama mengidentifikasi peluang pengurangan emisi melalui peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi rendah karbon, pembangunan infrastruktur bersama, hingga penguatan permintaan terhadap produk industri rendah emisi,” katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (3/7/2026).

Program NZIP dilaksanakan dalam beberapa fase. Fase 1 (2024–2025) menghasilkan pemetaan kawasan industri potensial dan kerangka analisis sebagai dasar pengembangan kawasan industri rendah karbon.

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperkuat transformasi menuju kawasan industri rendah karbon untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) sektor industri pada 2050. [Dok. IWIP]
PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperkuat transformasi menuju kawasan industri rendah karbon untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) sektor industri pada 2050. [Dok. IWIP]

Sementara itu Fase 2 (2025–2028) berfokus pada penyusunan jalur transisi dekarbonisasi, kajian sosial ekonomi, analisis pasar, dan pengembangan peluang investasi. IWIP menjadi salah satu kawasan industri yang berpartisipasi dalam implementasi NZIP Fase 2.

Di sisi lain Deputy General Manager Sustainable Development Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Deky Tetradiono mengatakan bahwa implementasi Program NZIP menjadi momentum bagi IWIP untuk memperkuat pengembangan kawasan industri rendah karbon secara lebih terintegrasi.

"Melalui implementasi Program NZIP, IWIP dapat mengidentifikasi berbagai peluang pengurangan emisi secara lebih komprehensif di tingkat kawasan. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan infrastruktur bersama, peningkatan efisiensi energi, serta kolaborasi yang lebih erat dengan tenant dan para pemangku kepentingan sehingga implementasi dekarbonisasi dapat berjalan lebih efektif," beber Deky.

baca juga

Sebagai bagian dari transformasi menuju kawasan industri rendah karbon, IWIP mengembangkan berbagai inisiatif dekarbonisasi yang terintegrasi. Upaya tersebut meliputi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 2×2,5 megawatt, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 15 megawatt, pemanfaatan waste heat generation sekitar 90 megawatt untuk meningkatkan efisiensi energi, serta rehabilitasi kawasan mangrove sebagai bagian dari upaya penyerapan karbon.

Transformasi tersebut juga diperkuat melalui penerapan konsep cleaner production dengan mengadopsi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta pengembangan hilirisasi sesuai pohon industri untuk mendukung terciptanya ekonomi sirkular (circular economy).

Di tingkat kawasan, IWIP terus mengembangkan infrastruktur bersama, menerapkan standar lingkungan, serta memperkuat kolaborasi dengan tenant untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mendukung pengelolaan kawasan industri yang lebih berkelanjutan.

Selain berfokus pada pengembangan infrastruktur dan teknologi, IWIP juga mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung agenda dekarbonisasi.

Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai program komunikasi, edukasi, dan kampanye lingkungan bagi tenant, karyawan, maupun masyarakat sekitar guna mendorong partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi menuju kawasan industri hijau dan rendah karbon.

Melalui implementasi Program NZIP serta berbagai inisiatif dekarbonisasi yang dijalankan, IWIP berharap dapat mempercepat pengembangan kawasan industri rendah karbon sekaligus berkontribusi dalam penyusunan peta jalan dekarbonisasi kawasan industri di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah, pengelola kawasan industri, tenant, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sektor industri nasional yang lebih berdaya saing, rendah emisi, dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:34 WIB

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59 WIB

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:46 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

×