Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Liberty Jemadu

Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang
Kosmak menemukan dugaan jaringan bisnis pencucian uang yang dikendalikan oleh Febrie Adriansyah bersama empat rekan strategisnya. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kosmak menemukan dugaan jaringan bisnis pencucian uang yang dikendalikan oleh Febrie Adriansyah bersama empat rekan strategisnya.
  • Jaringan tersebut diduga menyamarkan kepemilikan aset Febrie pada berbagai perusahaan di sektor pertambangan, kuliner, hingga keuangan.
  • Temuan menunjukkan ketidaksesuaian nilai akuisisi perusahaan mencapai triliunan rupiah dengan profil kekayaan resmi para pengurus perusahaan terkait.

Suara.com - Eks Jampidsus Febrie Adriansyah diduga memiliki jaringan bisnis yang dimanfaatkan untuk melakukan pencucian uang. Dugaan ini disampaikan oleh Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (Kosmak), yang mengaku mendapatkan akses ke dokumen notaris terkait jaringan bisnis tersebut.

Kosmak dalam keterangannya di Jakarta menyebutkan jaringan ini dikendalikan oleh empat orang yakni Don Ritto, Nurman Herin, Jeffri Ardiatma, dan Rangga Cipta. Keempat nama tersebut muncul berulang kali dalam struktur pemegang saham, jabatan direksi dan komisaris, hingga aliran transaksi di belasan perusahaan.

Febrie dan Don Ritto sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020–2025, serta dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Kosmak menduga mereka menjadi kamuflase kepemilikan Febrie atas perusahaan-perusahaan di berbagai sektor, mulai dari penukaran valuta asing, perdagangan batubara, restoran Prancis, hingga minyak sawit.

Salah satu temuan penting adalah terkait PT. Hutama Indo Tara, yang didirikan pada 11 Oktober 2022. Dalam akte pendiriannya, Don Ritto tercatat sebagai Direktur dengan 50 lembar saham, sedangkan jabatan Komisaris dengan 950 lembar saham dipegang oleh Kheysan Farrandie, putra kedua Febrie Adriansyah.

Jaringan ini juga melibatkan Aga Adrian Haitara, putra pertama Febrie. Pada 1 April 2024, Aga masuk sebagai pemegang 200 lembar saham di PT. Hutama Indo Tara. Hingga 23 April 2024, komposisi pemegang saham perusahaan tersebut berubah menjadi Don Ritto (300), Kheysan Farrandie (350), dan Aga Adrian Haitara (350).

Selain itu, Kosmak menemukan PT. Blok Bulungan Bara Utama yang bergerak di bidang perdagangan batubara, didirikan pada 12 November 2021 dengan Jeffri Ardiatma sebagai Direktur (2.500 saham) dan Rangga Cipta sebagai Komisaris (2.500 saham).

Perusahaan ini tercatat memiliki peredaran usaha Rp122 miliar pada tahun 2022 dan diduga mengalirkan dana Rp19 miliar kepada Nurman Herin yang disamarkan sebagai pinjaman. Jeffri dan Rangga juga mengelola PT. Nukkuwatu Lintas Nusantara dengan omzet Rp99 miliar (2021) dan Rp180 miliar (2022).

Perusahaan-perusahaan lain yang teridentifikasi dalam jaringan ini antara lain PT. Kantor Omzet Indonesia (kegiatan penukaran valuta asing), PT. Declan Kulinari Nusantara (pengelola tiga restoran Prancis termasuk Gontran Cherrier), PT. Prima Niaga Intiselaras (memiliki saldo rekening Rp 26,4 miliar per Februari 2024), PT. Aga Mitra Perkasa (minyak kelapa sawit), serta PT. Sebambam Mega Energy yang terafiliasi dengan Agustinus Antonius, mantan Direktur Perencanaan dan Perkebunan Kelapa Sawit Kementerian Keuangan.

baca juga

Selain itu Kosmak juga menemukan akuisisi PT. Parwita Permata Mulia yang diperkirakan bernilai Rp 1,5 triliun untuk menguasai PT. Tribhakti Inspektama.

Pengurus PT. Parwita Permata Mulia adalah Don Ritto (direktur) dan Nurman Herin (komisaris), dengan pemegang saham mayoritas PT. Kresna Pusaka Energi yang juga dikendalikan keduanya.

Kosmak menyoroti kesenjangan besar karena berdasarkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), kekayaan Don Ritto dan Nurman Herin hanya sekitar miliaran rupiah, tidak sebanding dengan nilai akuisisi triliunan rupiah tersebut.

Kosmak menduga temuan ini mengindikasikan adanya upaya penyembunyian atau penyamaran uang hasil tindak pidana korupsi yang melibatkan Febrie dalam kedudukannya sebagai Jampidsus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:53 WIB

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

×