- InJourney Airports mempercepat persiapan operasional Bandara Husein Sastranegara agar kembali melayani penerbangan pesawat jet dalam waktu dekat.
- Pihak pengelola meningkatkan standar keselamatan, keamanan, serta kapasitas infrastruktur landasan pacu sesuai ketetapan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
- Sebanyak enam maskapai telah mengajukan rute domestik dan internasional untuk meningkatkan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
Suara.com - Bandara Husein Sastranegara dipastikan segera kembali melayani penerbangan pesawat jet setelah PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengebut berbagai persiapan operasional.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal agar Bandara Husein Sastranegara dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat.
"Fokus persiapan adalah pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional sesuai yang ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," jelas Arie dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Sejumlah aspek menjadi fokus utama dalam persiapan tersebut, mulai dari keselamatan, keamanan, hingga peningkatan fasilitas sisi udara.

Dari sisi keselamatan, Bandara Husein telah menyiapkan kendaraan siaga Foam Tender untuk penanganan kondisi darurat, serta memenuhi fasilitas pendukung dan penunjang Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.
Sementara pada aspek keamanan dilakukan peningkatan fasilitas Screening Check Point (SCP), meliputi mesin x-ray, walkthrough metal detector (WMTD), dan handheld metal detector (HHTD).
"Sementara itu di sisi udara, dilakukan pekerjaan untuk peningkatan daya dukung runway, taxiway dan apron," kata Arie.
Tak hanya menyiapkan infrastruktur, InJourney Airports juga mulai mengoordinasikan rencana operasional dengan sejumlah maskapai yang berminat kembali membuka penerbangan dari dan menuju Bandung.
Arie Ahsanurrohim menuturkan, InJourney Airports telah menyampaikan rencana operasi dan pelayanan di Bandara Husein Sastranegara kepada maskapai.
Sejalan dengan ini, sebanyak 6 maskapai mengajukan secara resmi untuk bisa beroperasi di Bandara Husein Sastranegara.
Enam maskapai tersebut telah mengajukan sejumlah rute domestik maupun internasional, yakni:
- Citilink: Kualanamu, Denpasar, Surabaya.
- Super Air Jet: Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, Pontianak.
- Garuda Indonesia: Denpasar.
- TransNusa: Kuala Lumpur, Johor Bahru, Lampung.
- Scoot: Singapura.
- Wings Air: Lampung, Palembang.
InJourney Airports selanjutnya akan mengatur ketersediaan slot time penerbangan atau jadwal lepas landas dan mendarat agar seluruh permintaan penerbangan dapat diakomodasi sesuai kapasitas Bandara Husein Sastranegara.
Dengan kembali beroperasinya penerbangan jet di Bandara Husein, masyarakat Bandung diharapkan memiliki lebih banyak pilihan akses transportasi udara tanpa harus menuju bandara lain di luar kota.
"Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung khususnya," pungkas Arie.