BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

M Nurhadi

Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB
BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini
ARSIP [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah tipis 0,09 persen pada perdagangan kemarin akibat aksi jual bersih investor asing senilai Rp 1,11 triliun.
  • Indeks Wall Street melemah pada Rabu (22/7) akibat lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik militer Amerika Serikat di Iran.
  • BNI Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support di kisaran 6.300 hingga 6.330.

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah berada dalam fase krusial. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah tipis 0,09 persen yang turut diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing senilai kurang lebih Rp 1,11 triliun.

Beberapa saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas oleh asing di antaranya adalah DSSA, BBRI, ASII, AMMN, dan TPIA.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan bahwa arah pergerakan IHSG ke depan akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support saat ini.

Jika IHSG kuat bertahan di atas rentang support 6.300 hingga 6.330, indeks memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan jangka menengah (middle term) menuju level 6.700 hingga 6.850.

Namun, pelaku pasar diimbau untuk berhati-hati apabila indeks kembali tembus (break) di bawah level 6.300, karena berpotensi memicu koreksi lanjutan hingga ke kisaran level 6.000. Untuk perdagangan hari ini, support IHSG diperkirakan berada di kisaran 6.250–6.300, sementara level resistance berada di rentang 6.380–6.480.

Wall Street Tertekan Lonjakan Harga Minyak

Sementara itu, dari bursa global, indeks-indeks saham utama di Wall Street kompak ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/7). Indeks S&P 500 terkoreksi 0,14 persen, Nasdaq Composite melemah 0,57 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun moderat sebesar 0,01 persen.

Pelemahan ini utamanya didorong oleh lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent melonjak ke US$ 94,07 per barel setelah sempat menyentuh angka US$ 95, sedangkan minyak mentah WTI berada di level US$ 86,83 per barel.

Kenaikan tajam harga minyak ini dipicu oleh serangkaian serangan militer Amerika Serikat yang ke-11 secara berturut-turut terhadap Iran. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa Washington masih membuka ruang negosiasi, namun menilai pihak Iran belum menunjukkan iktikad serius.

baca juga

"Jika mereka serius, kami juga serius. Jika tidak, kami akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi kepentingan kami dan sekutu kami," tegas Rubio.

Ia juga memastikan militer AS akan terus menjaga keamanan Selat Hormuz sebagai salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Kondisi geopolitik dan lonjakan harga energi ini kembali memantik kekhawatiran pasar akan tingginya laju inflasi, yang pada gilirannya meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral AS (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dan kembali menaikkan suku bunga.

Selain isu makroekonomi, fokus investor AS juga tengah tertuju pada rilis laporan keuangan kuartal kedua dari raksasa teknologi seperti Alphabet, Tesla, IBM, ServiceNow, dan Texas Instruments.

Di kawasan Asia, bursa saham bergerak bervariasi (mixed) mengikuti jejak pergerakan Wall Street. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,18 persen, berbanding terbalik dengan indeks Topix yang naik 0,45 persen.

Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,74 persen, sementara Kosdaq melemah 0,30 persen. Pada pasar lainnya, Hang Seng Hong Kong turun 0,95 persen dan CSI 300 China melemah 0,46 persen, sedangkan Taiex Taiwan melesat 1,34 persen dan ASX 200 Australia bertambah 0,34 persen.

Pergerakan bursa Asia banyak dipengaruhi oleh sentimen perburuan selektif (bargain hunting) pada saham-saham sektor teknologi, khususnya semikonduktor, di tengah ketegangan krisis Laut Merah di mana kelompok Houthi Yaman mengancam kapal-kapal tanker pembawa minyak mentah Arab Saudi yang menuju Asia.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Berdasarkan analisis teknikal pasar dari BNI Sekuritas, terdapat enam saham yang menarik untuk dicermati oleh para trader dengan strategi Speculative Buy (Spec Buy) pada hari ini:

ARCI: Spec Buy dengan area beli di rentang 1.090–1.110. Cutloss jika turun di bawah 1.070. Target harga terdekat berada di 1.125–1.140.

BIPI: Spec Buy dengan area beli di 164. Cutloss jika turun di bawah 160. Target harga terdekat berada di 168–174.

BUMI: Spec Buy dengan area beli di rentang 167–168. Cutloss jika turun di bawah 165. Target harga terdekat berada di 171–174.

BULL: Spec Buy dengan area beli di rentang 384–388. Cutloss jika turun di bawah 380. Target harga terdekat berada di 394–404.

ESSA: Spec Buy dengan area beli di rentang 605–620. Cutloss jika turun di bawah 595. Target harga terdekat berada di 630–640.

ASII: Spec Buy dengan area beli di rentang 5.075–5.150. Cutloss jika turun di bawah 5.000. Target harga terdekat berada di 5.200–5.300.

Deslcaimer: Artikel ini disusun berdasarkan pandangan teknikal dari analis BNI Sekuritas dan disajikan murni sebagai informasi pemberitaan pasar modal. Rekomendasi saham tidak menjamin keuntungan yang pasti. Keputusan transaksi, baik jual maupun beli, sepenuhnya berada di tangan investor. Pembaca diimbau untuk selalu mempertimbangkan profil risiko dan melakukan analisis fundamental serta teknikal secara mandiri sebelum berinvestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:18 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

IHSG Naik Level ke 6.300, TPIA dan DSSA Diserok

IHSG Naik Level ke 6.300, TPIA dan DSSA Diserok

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 12:38 WIB

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Diproyeksi Menguat, IHSG Terus Ngebut ke Level 6.200 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×