Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur

Achmad Fauzi

Selasa, 01 September 2026 | 14:17 WIB
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
Dirketur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • PT Jasa Marga mengubah paradigma bisnis menjadi pembangun budaya perjalanan untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol pada Selasa, 1 September 2026.
  • Perusahaan menerapkan tiga aspek utama melalui preservasi jalan, pengembangan rest area modern, serta penguatan ekosistem informasi dan layanan digital.
  • Hingga akhir Juni 2026, Jasa Marga mengoperasikan 1.294 kilometer jalan tol guna memperluas konektivitas dan mendorong aktivitas ekonomi.

Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mulai menggeser paradigma bisnisnya. Perusahaan tak lagi hanya berfokus sebagai penyedia infrastruktur jalan tol, tetapi mulai membangun pengalaman perjalanan bagi pengguna.

Transformasi tersebut dilakukan seiring dengan semakin luasnya jaringan jalan tol yang dikelola Jasa Marga. Perusahaan melihat konektivitas fisik perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan agar perjalanan pengguna menjadi lebih aman, nyaman, dan berkesan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan perubahan paradigma tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan standar layanan baru bagi pengguna jalan tol.

"Kami menggeser paradigma dari sekadar penyedia infrastruktur (infra as structure) menjadi pembangun budaya perjalanan yang berkesan (infra as culture) dengan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik, yaitu melalui penguatan layanan preservasi untuk menjaga kualitas dan keselamatan jalan (protect the journey), peningkatan layanan rest area sebagai titik destinasi yang mendukung kenyamanan pengguna selama perjalanan (support the journey), serta penguatan layanan informasi yang memastikan informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses (inform the journey)," ujar Rivan di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Lebih dari 300.000 mobil kembali ke Jabodetabek usai libur Idul Adha pada 18 Juni 2024. [Antara]
Salah satu Jalan Tol yang dikelola Jasa Marga. [Antara].

Transformasi tersebut diterapkan melalui tiga aspek utama, yakni preservasi jalan, pengembangan rest area, serta penguatan ekosistem informasi dan layanan digital.

Pada sisi preservasi, Jasa Marga memperkuat sistem pemeliharaan jalan dengan memanfaatkan teknologi presisi tinggi. Salah satunya melalui armada inspeksi Hawkeye dan sistem pemantauan serta pelaporan digital TROOPS (Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System).

Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan mengidentifikasi kondisi perkerasan jalan secara lebih dini. Dengan begitu, penanganan dan perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan terstandar, sekaligus meminimalkan gangguan terhadap kenyamanan pengguna jalan.

Transformasi juga menyasar rest area. Jasa Marga mulai mengembangkan sejumlah showcase rest area dengan melakukan penataan kawasan, rejuvenasi fasilitas, penguatan UMKM, hingga penambahan SPKLU untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Selain itu, perusahaan menerapkan pengelolaan sampah terpadu dan green corridor. Langkah tersebut diarahkan untuk mengubah fungsi rest area dari sekadar transit area menjadi destination area yang modern, humanis, dan nyaman.

baca juga

Dengan konsep tersebut, rest area tidak hanya menjadi tempat pengguna beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, tetapi juga diharapkan memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi melalui aktivitas UMKM serta berbagai fasilitas pendukung.

Di sisi lain, Jasa Marga memperkuat pengalaman perjalanan melalui integrasi layanan informasi secara digital.

Perusahaan mengoptimalkan Jasamarga Tollroad Command Center sebagai pusat integrasi data lalu lintas dan kondisi jalan secara real-time.

Informasi tersebut kemudian terhubung dengan pengguna melalui aplikasi Travoy, siaran Travoy FM, serta papan Dynamic Message Sign (DMS) yang berada di sepanjang jalan tol.

Melalui ekosistem tersebut, pengguna dapat memperoleh informasi mengenai estimasi waktu tempuh, rute alternatif, hingga akses terhadap bantuan darurat di jalan tol secara lebih cepat dan tepat.

Transformasi layanan tersebut menjadi semakin penting di tengah ekspansi jaringan jalan tol Jasa Marga. Hingga akhir Juni 2026, perusahaan memiliki total konsesi sepanjang 1.736 kilometer dan telah mengoperasikan 1.294 kilometer jalan tol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun di Semester I-2026

Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun di Semester I-2026

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 13:57 WIB

Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara

Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Flores Diguncang Gempa, Pertamina Segera Pulihkan Distribusi Energi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Terkini

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:25 WIB

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:21 WIB

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 11:13 WIB

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:12 WIB

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

×