Rupiah Menguat Tipis Berkat Cadangan Devisa yang Meningkat

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 07 September 2026 | 16:40 WIB
Rupiah Menguat Tipis Berkat Cadangan Devisa yang Meningkat
Rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup menguat ke level Rp17.640 per dolar AS pada perdagangan Senin, 7 September 2026.
  • Penguatan rupiah dipicu oleh data kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2026 dibanding bulan sebelumnya.
  • Kenaikan rupiah berjalan terbatas akibat bayang-bayang eskalasi geopolitik Timur Tengah serta antisipasi data ekonomi penting.

Suara.com - Rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di penutupan sore ini. Padahal, mata uang Garuda sempat melemah saat pagi tadi di pasar keuangan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Senin 7 September ditutup ke level Rp17.640 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 2 poin atau turun 0,01 persen pada pekan sebelumnya yang ada di Rp17.642 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah disebabkan data cadangan devisa Indonesia yang tembus sekitar Rp2.588 triliun pada Agustus 2026. Angka ini meningkat dibandingkan bulan Juli

"Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS setelah data menunjukkan kenaikan cadangan devisa Indonesia pada bulan Agustus," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun kenaikan terbatas. Sebab investor menimbang eskalasi geopolitik di timteng dan mengantisipasi serentetan data -data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar negeri minggu ini yang bisa memberikan sentimen negatif.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia cenderung menguat. Adapun, Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,46 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup melesat 0,29 persen.

Mata uang India, Rupee. (Shuttersrock)
Mata uang India, Rupee. (Shuttersrock)

Selanjutnya ada baht Thailand terkerek 0,16 persen dan won Korea Selatan menanjak 0,12 persen. Lalu ada peso Filipina yang ditutup terapresiasi 0,06 persen. Berikutnya, rupee India terangkat 0,04 persen serta dolar Singapura naik 0,03 persen. Kemudian ada dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,009 persen.

Sedangkan, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,06 persen. Diikuti, yuan China yang melemah tipis 0,02 persen terhadap the greenback pada sore ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Perkasa, Ditutup ke Rp17.748 per Dolar AS

Rupiah Makin Perkasa, Ditutup ke Rp17.748 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Berotot Pagi Ini ke Level Rp17.819

Rupiah Berotot Pagi Ini ke Level Rp17.819

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Klarifikasi Anggota DPR Eva Stevany Rataba yang Namanya Masuk Desil 4

Klarifikasi Anggota DPR Eva Stevany Rataba yang Namanya Masuk Desil 4

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:38 WIB

Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul

Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 16:35 WIB

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:33 WIB

Quantum Ikhlas: Mengubah Cara Menjalani Hidup dengan Kekuatan Hati

Quantum Ikhlas: Mengubah Cara Menjalani Hidup dengan Kekuatan Hati

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:30 WIB

Casio Gandeng Cafe Kitsune, Hadirkan Jam Tangan Bernuansa Matcha

Casio Gandeng Cafe Kitsune, Hadirkan Jam Tangan Bernuansa Matcha

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:28 WIB

Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026,  Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!

Yuk Ikutan Solo Run Fest 2026, Beli Tiket lebih Mudah lewat BRImo!

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 16:26 WIB

Banjoemas Heritage Week 2026 Hadirkan Jejak Sejarah Kereta Uap Lembah Serayu

Banjoemas Heritage Week 2026 Hadirkan Jejak Sejarah Kereta Uap Lembah Serayu

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 16:24 WIB

Tampang Pria Australia Pembunuh Ibu Dua Orang Anak Asal Indonesia di Melbourne

Tampang Pria Australia Pembunuh Ibu Dua Orang Anak Asal Indonesia di Melbourne

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:23 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Rahasia Perhiasan Yunani Kuno, Ternyata Terbuat dari Besi Meteorit Langka

Penelitian Terbaru Ungkap Rahasia Perhiasan Yunani Kuno, Ternyata Terbuat dari Besi Meteorit Langka

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 16:22 WIB

Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 16:22 WIB

×