DPR Sahkan RUU Reforma Agraria, BRAN Bakal Dibentuk untuk Bereskan Konflik

M Nurhadi

Rabu, 09 September 2026 | 10:29 WIB
DPR Sahkan RUU Reforma Agraria, BRAN Bakal Dibentuk untuk Bereskan Konflik
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
baca 10 detik
  • DPR RI menyetujui RUU Pengaturan Reforma Agraria menjadi usul inisiatif dalam Rapat Paripurna pada 8 September 2026.
  • RUU tersebut membentuk Badan Reforma Agraria Nasional untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi tata kelola lahan secara transparan.
  • Regulasi ini bertujuan menyelesaikan konflik agraria di 865 lokasi seluas 1,7 juta hektare dan melindungi kelompok marjinal.

Suara.com - DPR RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Pengaturan Reforma Agraria menjadi RUU usul inisiatif DPR.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah dan legislatif dalam mengatasi karut-marut konflik agraria yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Indonesia.

Persetujuan tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pada Selasa (8/9/2026).

Dalam rapat yang disiarkan melalui TV Parlemen tersebut, Dasco melontarkan pertanyaan kepada seluruh fraksi mengenai persetujuan draf RUU tersebut.

"Apakah RUU usul inisiatif Badan Legislasi DPR tentang pengaturan reforma agraria bisa disetujui menjadi RUU usulan DPR?" kata Dasco dalam rapat.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab serentak oleh seluruh anggota dewan yang hadir dengan kata "Setuju," yang kemudian diikuti dengan ketukan palu satu kali oleh Dasco sebagai tanda pengesahan.

Pembentukan BRAN: Fokus pada Tata Kelola Lahan

Salah satu poin krusial dalam RUU ini adalah pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).

Lembaga baru ini dirancang memiliki posisi strategis dengan tanggung jawab langsung kepada Presiden.

baca juga

Ketua Panja RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria, Iman Sukri, menjelaskan BRAN akan menjadi motor penggerak utama dalam ekosistem agraria nasional.

"Untuk melakukan reforma agraria, dibentuk Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN. Kedudukannya nanti langsung di bawah presiden," kata Iman.

Tugas BRAN nanti adalah membuat perencanaan, melaksanakan, sekaligus mengawasi serta mengevaluasi penyelenggaraan reforma agraria.

Tidak hanya sekadar operasional, RUU ini juga mengatur pengawasan ketat melalui pembentukan Dewan Pengawas BRAN yang juga bertanggung jawab langsung kepada presiden.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penyelenggaraan reforma agraria tetap akuntabel, transparan, dan efektif.

"Dewan pengawas itu untuk menjamin prinsip akuntabilitas, transparansi serta efektivitas penyelenggaraan reforma agraria," terang Iman.

Cakupan Luas: Dari Petani hingga Masyarakat Adat

RUU Pengaturan Reforma Agraria ini terdiri dari 16 bab dan 70 pasal. Ruang lingkupnya mencakup isu-isu krusial seperti penetapan lokasi prioritas reforma agraria, restitusi tanah, hingga pemberian legalitas hak atas tanah bagi kelompok masyarakat yang selama ini termarjinalkan, termasuk petani penggarap, buruh tani, nelayan, masyarakat adat, serta perempuan.

Selain itu, aturan ini akan mengendalikan kepemilikan tanah melalui penetapan batas minimum dan maksimum penguasaan lahan guna menekan ketimpangan.

Adapun seluruh pendanaan operasional BRAN nantinya akan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dorongan terhadap RUU ini muncul setelah Pansus Penyelesaian Konflik Agraria yang dibentuk sejak Oktober 2025 dinilai belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Dengan target pembahasan yang rampung sebelum 24 September 2026, RUU ini diharapkan menjadi instrumen hukum yang kuat untuk menjawab tantangan 865 lokasi prioritas reforma agraria dengan cakupan lahan sekitar 1,7 juta hektare yang saat ini masih menjadi sengketa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia: Modus, Jalur Rekrutmen hingga Risikonya

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:14 WIB

DPR Setujui 4 RUU Jadi Usul Inisiatif, dari Reforma Agraria hingga Penyiaran Digital

DPR Setujui 4 RUU Jadi Usul Inisiatif, dari Reforma Agraria hingga Penyiaran Digital

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:55 WIB

Lewat Paripurna, DPR RI Sepakati Penjualan Kapal Eks KRI Ki Hajar Dewantara Buatan Yugoslavia

Lewat Paripurna, DPR RI Sepakati Penjualan Kapal Eks KRI Ki Hajar Dewantara Buatan Yugoslavia

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:47 WIB

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

News | Senin, 07 September 2026 | 18:43 WIB

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

Tanah Ulayat Tak Bisa Dikuasai Seenaknya, Bima Arya Peringatkan Pemda

News | Senin, 07 September 2026 | 16:30 WIB

Nusron Dinilai Gagal Memahami Akar Konflik Agraria dan Perjuangan Rakyat

Nusron Dinilai Gagal Memahami Akar Konflik Agraria dan Perjuangan Rakyat

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:22 WIB

Dikebut, DPR Pastikan RUU Reforma Agraria Disahkan Akhir September Mendatang

Dikebut, DPR Pastikan RUU Reforma Agraria Disahkan Akhir September Mendatang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 15:16 WIB

Bahas Masa Depan Aceh, Dasco Bertemu Ulama Kharismatik Waled Nu

Bahas Masa Depan Aceh, Dasco Bertemu Ulama Kharismatik Waled Nu

News | Jum'at, 04 September 2026 | 10:23 WIB

Dasco Tegaskan Pedagang Kaki Lima Wajah Ekonomi Rakyat: Suara Mereka Harus Sampai ke Kebijakan!

Dasco Tegaskan Pedagang Kaki Lima Wajah Ekonomi Rakyat: Suara Mereka Harus Sampai ke Kebijakan!

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 10:58 WIB

Terkini

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

×