Satria Tama Tak Pikirkan Persaingan Posisi Kiper di Timnas U-22

Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Satria Tama Tak Pikirkan Persaingan Posisi Kiper di Timnas U-22
Penjaga gawang andalan tim nasional Indonesia U-22, Satria Tama, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, usai pulang dari SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (30/8/2017) malam. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]

Pelatih Indra Sjafri memanggil empat penjaga gawang dalam pemusatan latihan

Suara.com - Kiper Madura United , Satria Tama santai menanggapi persaingan yang ada di timnas Indonesia U-22 . Baginya, bisa ikut pemusatan latihan bersama skuat Garuda Muda adalah pengalaman yang berharga.

Sebagaimana diketahui, Pelatih Indra Sjafri memanggil empat penjaga gawang termasuk di dalamnya Satria Tama. Selain Satria, ada juga Awan Setho (Bhayangkara FC), Muhammad Riyandi (Barito Putera), dan Nadeo Argawinata (Borneo FC).

Pemusatan latihan sendiri sudah dimulai sejak 7 Januari lalu. Khusus Nadeo baru tiba pada hari ini, Senin (14/1/2018) menggantikan penjaga gawang PSM Makassar Hilman Syah.

"Kalau saya bilangnya bukan persaingan. Tapi pasti yang menentukan semua pelatih. Yang penting di sini kita belajar bareng, menunjukan kualitas masing-masing. Kalau ada yang kurang sama-sama membenarkan," kata Satria di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Sebagaimana diketahui, Satria memang langganan tim nasional ketika era Luis Milla. Menurutnya, tidak ada perbedaan mencolok antara gaya kepemimpinan Indra dan Milla.

Ini merupakan pertama kalinya Satria dilatih oleh Indra Sjafri. Ia pun menegaskan bakal berjuang agar bisa mendapat kepercayaan dari pelatih asal Sumatera Barat itu

"Saya rasa setiap pelatih punya karakter yang berbeda. Tapi, semua itu pasti hal yang baik," pungkas penjaga gawang berusia 21 tahun itu.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS