Suara.com - Pelatih kepala Madura United, Rahmad Darmawan terus memantau kondisi kebugaran anak-anak asuhnya selama menjalani program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih.
Program tersebut diberikan karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.
Selain itu, kick-off musim baru Liga 1 yang harusnya dihelat akhir pekan ini dipastikan ditunda sampai akhir Juli atau awal bulan depan.
"Kami wajibkan semua pemain latihan secara mandiri dulu. Dengan program latihan yang kami berikan terhadap mereka," tutur Coach RD --sapaan akrab Rahmad Darmawan-- seperti dimuat Antara.
Meski aktivitas latihan bersama diliburkan, Coach RD menegaskan masih terus mengawasi dan memantau kondisi anak-anak asuhnya.
"Jauh sebelum libur latihan, kami sudah pesan ke mereka untuk tetap berlatih. Agar kondisi tubuh semua pemain tetap fit. Mereka benar-benar harus menjaga fisik dan kebugaran mereka jelang start kompetisi," tutur Rahmad.
Sebenarnya, kata Rahmad, ini bukan kali pertama Madura United memberikan program latihan secara mandiri, sebab latihan seperti itu pernah diterapkan musim lalu, tepatnya ketika kompetisi Liga 1 2020 terhenti akibat pandemi COVID-19.
Pelatih asal Lampung itu mengimbau Fachrudin Aryanto dan kawan-kawan bisa rutin melahap menu latihan fisik, dengan durasi mulai dari 30 menit hingga satu jam selama agenda latihan diliburkan.
Dengan cara tersebut, kata dia, diharapkan kebugaran fisik pemain tidak terlalu drop saat nantinya tim kembali menggelar persiapan dan latihan secara bersama.
"Yang terpenting juga tetap patuhi protokol kesehatan (prokes). Jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting," pungkas Rahmad Darmawan.