Menjaga Semangat Sportivitas di Indonesia Jelang Piala Dunia U-20 2023

Syaiful Rachman

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:36 WIB
Menjaga Semangat Sportivitas di Indonesia Jelang Piala Dunia U-20 2023
Indonesia bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023 (ANTARA/Juns)

Israel masuk zona Eropa setelah lama terdepak dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

"Undangan" FIFA

Awalnya negeri yang secara geografis di Asia ini adalah anggota AFC sejak 1954 kendati ditentang banyak anggota AFC.

Saat kualifikasi Piala Dunia 1958 di mana Asia dan Afrika masih disatukan dalam kualifikasi Piala Dunia, sejumlah negara menolak bertanding melawan Israel.

Israel akhirnya memenangkan zona ini tanpa sekali pun bertanding.

FIFA lalu membuat playoff khusus yang mempertemukan Israel dengan salah satu runner up grup zona Eropa saat itu, yakni Wales, yang memupus peluang Israel ke putaran final Piala Dunia 1958.

Enam tahun kemudian Israel menjadi tuan rumah Piala Asia 1964, namun 11 dari 16 peserta mundur. Israel menjuarai turnamen ini setelah menang hari tiga pertandingan melawan India, Korea Selatan dan Hong Kong.

Setelah Israel menganeksasi Tepi Barat, Yerusalem, Dataran Tinggi Golan dan Sinai pada 1967, Asia semakin keras menolak Israel.

Puncaknya pada 1974 AFC mengeluarkan Israel setahun setelah Perang Yom Kippur pada 1973 antara Israel melawan Arab.

baca juga

Setelah Kuwait dan Korea Utara menolak bertanding melawan Israel dalam Asian Games 1974, muncul mosi yang diprakarsai Kuwait yang membuat Israel terusir dari AFC.

Sejak itu Israel tak lagi masuk kualifikasi Asia. Awalnya masuk Eropa pada kualifikasi Piala Dunia 1982, kemudian masuk Oseania dalam dua Piala Dunia berikutnya.

Setelah menjadi anggota penuh UEFA pada 1994, Israel permanen masuk zona Eropa.

Tahun ini mereka mencapai final Piala Eropa U-19 setelah melewati perjalanan relatif panjang hampir satu tahun.

54 tim termasuk Israel mesti melewati dahulu babak kualifikasi sejak musim gugur 2021 sampai musim semi 2022 untuk menentukan delapan tim yang berhak masuk "putaran final" mulai 18 Juni sampai 1 Juli 2022 di Slovakia.

Terlihat dari sini, untuk sampai ke Piala Dunia U-20 2023, Israel dan empat tim Eropa lainnya melewati proses berliku dari kompetisi kawasan yang diotorisasi FIFA.

Akan ironis jika menganggap sepi perjalanan sepanjang ini, apalagi berkaitan dengan otoritas kawasan (UEFA). Bisa-bisa Indonesia disebut "menghina" proses kompetisi di Eropa.

Langkah itu juga bisa membuat FIFA terusik, karena sekalipun Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, yang punya hajat tetaplah FIFA. Badan sepak bola dunia ini yang berhak menentukan boleh tidaknya sebuah tim bertanding dalam Piala Dunia.

Intinya, semua yang datang ke Piala Dunia U-20 tahun depan itu adalah atas "undangan" FIFA lewat mekanisme kompetisi dalam zona masing-masing. Indonesia hanya "menyediakan tempat" yang tak bisa menentukan siapa yang boleh mengikuti turnamen ini.

Absurd

Jika Indonesia menolak Israel, maka itu sama dengan meminta mundur menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dan ini tak mungkin terjadi. Opsi yang absurd.

Bukan saja alasannya tidak prinsipil dari kacamata sportivitas dan olahraga, tapi juga bisa menjadi bumerang yang membahayakan sepak bola Indonesia dan dunia olah raga secara keseluruhan.

Sebagian kalangan membandingkan situasi ini dengan keputusan badan-badan olahraga dunia dalam melarang Rusia dan Belarus mengikuti berbagai turnamen olahraga, termasuk sepak bola.

Tetapi menyamakan situasi Israel dan Rusia itu sama artinya meminta dunia mengungkit-ungkit kasus-kasus 'aneksasi' yang dilakukan negara-negara lainnya.

Itu akan menjadi sangat pelik dan melebar ke mana-mana, selain akan membuat alasan-alasan non olah raga menentukan kompetisi olahraga yang seharusnya tak boleh terjadi.

Dalam konteks larangan kepada Rusia dan Belarus, sebenarnya untuk kompetisi perseorangan, atlet-atlet kedua negara diperkenankan tampil dalam status netral, kecuali Wimbledon yang panitia penyelenggaranya tidak di bawah otoritas badan tenis dunia ATP dan WTA.

ATP dan WTA sendiri memvonis penyelenggara Wimbledon sebagai salah, sehingga memutuskan tak ada poin peringkat untuk mereka yang bertanding dalam Wimbledon tahun ini.

Walaupun demikian, kembali ke konteks Piala Dunia U-20, adalah hak setiap orang mengutarakan pendapat, termasuk menolak Israel bertanding di Indonesia. Perbedaan pendapat harus dihormati.

Dalam kaitan ini, mungkin pada akhirnya harus ada jalan tengah untuk semua ini.

Sebagian kalangan sudah menyinggung jalan tengah itu dengan menempatkan Israel dalam grup di tempat "netral" di Bali yang juga salah satu tempat pertandingan Piala Dunia U-20 2023.

Jika opsi ini dipilih, maka babak-babak penting seperti semifinal dan final semestinya digelar pula di Bali, sebagai antisipasi jika Israel masuk semifinal atau final. Semoga tak harus begini, seperti diharapkan Menpora Zainudin Amali yang ingin semua laga di mana pun berlangsung aman.

Tapi skenario itu masih jauh lebih baik ketimbang menolak wakil sah sebuah konfederasi sepak bola yang jika dilakukan bisa membuat konfederasi itu murka. Malapetaka besar jika konfederasi ini powerful dalam sistem sepak bola global. Bisa-bisa, sanksi dan boikot menjadi pilihan mereka.

Melarang secara sepihak tim lain juga berisiko merusak proyek-proyek olahraga internasional Indonesia lainnya, termasuk upaya menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 yang sudah disinggung Menpora.

Ini karena mengecualikan tim lain atas pertimbangan non olahraga bisa membuat kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi-kompetisi besar olah raga dipertanyakan, termasuk Olimpiade 2036 yang melibatkan semua negara di dunia.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham hingga Januari 2027

BRI Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham hingga Januari 2027

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Naturalisasi Taisei Marukawa Selangkah Lagi Beres, Vietnam Mulai Ketar-ketir

Naturalisasi Taisei Marukawa Selangkah Lagi Beres, Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema

Setelah Netflix, Pemprov DKI Gandeng Asosiasi Film Amerika Serikat Demi Kota Sinema

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Unilever Soroti Peran Media Lokal, Pesan Perusahaan Harus Lebih Membumi

Unilever Soroti Peran Media Lokal, Pesan Perusahaan Harus Lebih Membumi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Investor Ramai-ramai Desak MSCI Jelaskan Ancaman Kucilkan Indonesia

Investor Ramai-ramai Desak MSCI Jelaskan Ancaman Kucilkan Indonesia

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Forum Bisnis Paten Indonesia 2026, Hubungkan Industri dengan Solusi Teknologi

Forum Bisnis Paten Indonesia 2026, Hubungkan Industri dengan Solusi Teknologi

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:17 WIB

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:05 WIB

8 Tersangka Korupsi Dana PI Resmi Ditahan, Satu Terancam Masuk DPO

8 Tersangka Korupsi Dana PI Resmi Ditahan, Satu Terancam Masuk DPO

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Perubahan Besar, Nasib 4 Shio Ini Diprediksi Membaik Mulai 23 Oktober 2026

Perubahan Besar, Nasib 4 Shio Ini Diprediksi Membaik Mulai 23 Oktober 2026

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:01 WIB

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:05 WIB

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×