Asal-usul Ban Kapten One Love yang Dilarang di Piala Dunia 2022 Qata

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 26 November 2022 | 16:10 WIB
Asal-usul Ban Kapten One Love yang Dilarang di Piala Dunia 2022 Qata
Asal Usul Ban Kapten One Love. (ABC)

Suara.com - Baru-baru ini ramai kontroversi ban kapten One Love pada pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar. Bahkan kapten timnas Inggris, Harry Kane yang mengenakan ban kapten tersebut bersedia untuk menanggung denda. Tahukah Anda mengenai asal-usul ban kapten One Love tersebut?

Tak hanya Inggris, ada beberapa kapten timnas lainnya dari Eropa juga merencanakan untuk mengenakan ban kapten pelangi tersebut. Namun, adanya tekanan dan larangan dari FIFA membuat mereka tidak mengenakannya. Hal ini pasalnya FIFA telah melarang penggunaan ban kapten One Love pada perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar. Pelarangan FIFA tersebut memunculkan aksi protes keras dari sejumlah negara barat.

Sebagai informasi, ban kapten One Love memiliki pesan dan simbol sebagai bentuk dukungan anti diskriminasi. Meski demikian, tulisan One Love dan warna pelangi pada ban kapten secara tidak langsung mengacu kepada LGBT.

Qatar yang memiliki penduduk mayoritas muslim melarang segala bentuk kampanye atau dukungan dalam bentuk simbol dan atribut untuk mendukung kaum LGBTQ. Pelarangan ini sesuai dengan hukum yang berlaku dan telah diterapkan di Qatar. 

Disamping itu, Duta Besar Piala Dunia 2022 Khalid Salman mengeluarkan pernyataan bahwa Qatar tidak menutup pintu untuk suporter yang memiliki orientasi LGBT. Namun, dalam hal ini mereka harus menghargai budaya dan aturan bahwa LGBT merupakan perbuatan yang melanggar hukum di Qatar. 

Lantas bagaimana asal usul ban kapten One Love yang menuai kontroversi pada perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar ini? Berikut informasi yang dapat Anda ketahui.

Asal-usul Ban Kapten One Love

Kampanye One Love pertama kali dicetuskan oleh Asosiasi Sepak Bola Belanda/ KNVB (Koninklijke Nederlandse Voetbalbond) pada awal musim 2022. Kampanye ini bertujuan untuk mengungkapkan dukungan dan penyatuan semua orang dari bentuk diskriminasi. 

Kapten dalam tim setuju mengenakan ban yang bertuliskan One Love yang menampilkan nomor satu di dalam simbol hati. Meskipun tidak secara langsung menyebutkan penyebab atau diskriminasi LGBTQ. Warna pelangi dalam ban kapten tersebut telah menunjukkan simbol LGBT yang telah diakui di seluruh dunia.

Lebih jauh, istilah kata One Love merujuk dari aktivis hak sipil asal Jamaika, Marcus Garvey. Marcus Garvey saat mengakhiri pidatonya terkadang dengan frasa “One Love” yang artinya satu cinta. Kata-kata ini semakin dikenal pada saat grup musik The Wailers merilis lagu bertajuk “One Love” pada tahun 1965 hingga dirilis ulang oleh Bob Marley pada tahun 1977.

Pada awalnya “One Love” merupakan gerakan satu cinta sebagai solidaritas untuk orang-orang kulit hitam di seluruh dunia. Bagi Bob Marley, “One Love” ditafsirkan sebagai harmoni antar ras yang berbeda. Hingga kini, makna “One Love” bergeser yang kini identik dengan simbol LGBT.

Demikian informasi seputar asal usul ban kapten One Love yang menuai kontroversi di Piala Dunia 2022 Qatar. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Argentina Jadi Korban Keganasan Arab Saudi, Polandia Waspada Tingkat Tinggi

Argentina Jadi Korban Keganasan Arab Saudi, Polandia Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Sabtu, 26 November 2022 | 15:17 WIB

Apakah Nonton Live Streaming Piala Dunia 2022 di Yalla Shoot Aman?

Apakah Nonton Live Streaming Piala Dunia 2022 di Yalla Shoot Aman?

Bola | Sabtu, 26 November 2022 | 15:16 WIB

Apa Alasan Ban One Love Dilarang di Piala Dunia Qatar 2022?

Apa Alasan Ban One Love Dilarang di Piala Dunia Qatar 2022?

News | Sabtu, 26 November 2022 | 15:05 WIB

Link Live Streaming Polandia vs Arab Saudi, Piala Dunia 2022 Malam Ini

Link Live Streaming Polandia vs Arab Saudi, Piala Dunia 2022 Malam Ini

Bola | Sabtu, 26 November 2022 | 15:15 WIB

Argentina vs Meksiko, Lionel Messi: Kami Harus Menang

Argentina vs Meksiko, Lionel Messi: Kami Harus Menang

Bola | Sabtu, 26 November 2022 | 14:10 WIB

Link Live Streaming Tunisia vs Australia, Piala Dunia 2022 Sore Ini

Link Live Streaming Tunisia vs Australia, Piala Dunia 2022 Sore Ini

Bola | Sabtu, 26 November 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:35 WIB

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×