Sanksi Berat Komdis PSSI ke Yuran Fernandes Mendunia, FIFPro Beri Tanggapan

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:18 WIB
Sanksi Berat Komdis PSSI ke Yuran Fernandes Mendunia, FIFPro Beri Tanggapan
Keputusan Komisi Disiplin alias Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, mengundang sorotan luas. Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) turut memberi respons. [Dok. IG Yuran Fernandes]

Suara.com - Keputusan Komisi Disiplin alias Komdis PSSI menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun kepada kapten PSM Makassar, Yuran Fernandes, mengundang sorotan luas. Tak hanya di level nasional, kasus ini juga jadi sorotan dunia internasional.

Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) secara terbuka menyatakan keprihatinannya atas hukuman yang dinilai sangat berat tersebut.

Melalui unggahan yang dibagikan oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) di Instagram pada Kamis (8/5/2025), FIFPro menyebut bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada Yuran sangat tidak proporsional dan berpotensi melanggar hak dasar pemain sebagai pekerja profesional.

"FIFPro meyakini bahwa semua pesepak bola profesional memiliki hak untuk dapat mengekspresikan pendapat mereka," tulis pernyataan resmi FIFPro dikutip pada Jumat (16/5/2025).

"Oleh karena itu kami sangat khawatir tentang adanya sanksi yang sangat keras dan tidak proporsional yang diberikan kepada Yuran Fernandes, yang membuatnya tidak dapat bekerja sebagai pesepak bola di Indonesia selama 12 bulan dan juga ditambah dengan denda uang."

FIFPro menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi ini dan menjalin komunikasi intensif dengan APPI sebagai perwakilan mereka di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya banding yang saat ini tengah diajukan oleh pihak Yuran Fernandes dan klubnya, PSM Makassar.

"APPI menghormati proses banding yang sedang berjalan di komisi banding PSSI dan masih berkomunikasi dan berkoordinasi dengan FIFPro dan juga klub PSM Makassar," tulis APPI dalam pernyataannya di Instagram.

Kronologi Yuran Fernandes Disanksi Komdis PSSI

Yuran Fernandes Dihukum Berlapis, Pengamat: Sanksi Itu Bisa Diperdebatkan [Instagram Yuran Fernandes]
Yuran Fernandes Dihukum Berlapis, Pengamat: Sanksi Itu Bisa Diperdebatkan [Instagram Yuran Fernandes]

Sanksi terhadap Yuran Fernandes berawal dari kekecewaan mendalam yang ia rasakan usai pertandingan pekan ke-31 Liga 1 2024/2025, saat PSM Makassar takluk 1-3 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (3/5/2025).

Dalam laga itu, gol Yuran dianulir setelah tinjauan VAR, keputusan yang ia anggap merugikan timnya.

Tak lama setelah laga, Yuran mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial dengan pernyataan keras yang menyindir kualitas sepak bola dan integritas kompetisi di Indonesia.

Meskipun unggahan tersebut telah dihapus dan ia telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, Komdis PSSI tetap menjatuhkan sanksi disiplin berat.

"Sepak bola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama. Jika Anda ingin menghasilkan uang, Anda bisa datang ke Indonesia. Jika Anda ingin bermain sepak bola serius, menjauhlah dari Indonesia," tulis Yuran Fernandes di Instagram Stories saat itu.

Yuran kemudian menjelaskan bahwa unggahan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung Indonesia sebagai negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Bernasib Seperti Yuran, Bojan Hodak Pilih Bungkam Soal Sanksi Ciro Alves

Ogah Bernasib Seperti Yuran, Bojan Hodak Pilih Bungkam Soal Sanksi Ciro Alves

Bola | Rabu, 14 Mei 2025 | 21:13 WIB

Tak Cuma Yuran Fernandes, PSM Dihukum PSSI Gara-gara Kipas Angin Rusak

Tak Cuma Yuran Fernandes, PSM Dihukum PSSI Gara-gara Kipas Angin Rusak

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 18:06 WIB

Rekam Jejak Ketua Komdis PSSI Eko Hendro Prasetyo: Eks Orang Dalam Arema

Rekam Jejak Ketua Komdis PSSI Eko Hendro Prasetyo: Eks Orang Dalam Arema

Bola | Selasa, 13 Mei 2025 | 12:46 WIB

Terkini

John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia

John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:12 WIB

Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini

Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:57 WIB

Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi

Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:49 WIB

Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia

Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:29 WIB

Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki

Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:25 WIB

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan

Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 12:07 WIB

Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen

Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:44 WIB

Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung

Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:16 WIB

Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026

Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:50 WIB

Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa

Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:17 WIB