Alasan John Herdman Anggap Tekanan Suporter Fanatik Timnas Indonesia Sebagai Hadiah Spesial

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:36 WIB
Alasan John Herdman Anggap Tekanan Suporter Fanatik Timnas Indonesia Sebagai Hadiah Spesial
John Herdman (Suara.com)
baca 10 detik
  • John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-23.

  • Fokus utama Herdman adalah meloloskan skuad Garuda ke putaran final Piala Dunia 2026.

  • Tekanan dari suporter Indonesia akan dijadikan motivasi tambahan untuk meraih prestasi internasional.

Suara.com - Nakhoda anyar skuad Garuda Timnas Indonesia kini secara resmi telah memulai petualangan barunya di tanah air.

Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menyatakan kesiapan penuh dalam mengarungi dinamika sepak bola Indonesia yang penuh gairah.

Kehadiran basis pendukung yang sangat masif diprediksi akan memberikan atmosfer luar biasa di setiap pertandingan.

Mantan pelatih Kanada ini menyadari betul bahwa ekspektasi tinggi dari masyarakat selalu menyertai setiap langkah tim nasional.

Baginya tantangan besar dari para pendukung bukan merupakan sebuah beban yang harus ditakuti secara berlebihan.

Pria bernama lengkap John Herdman tersebut justru melihat antusiasme publik sebagai bahan bakar tambahan bagi tim.

Kesiapan mental menjadi modal utama dirinya dalam menghadapi kritik maupun tuntutan prestasi dari para suporter.

Ia meyakini bahwa hubungan emosional antara tim dan penggemar adalah elemen krusial untuk meraih kemenangan.

Dalam sesi perkenalan resminya di Jakarta ia memaparkan visi besar yang ingin dicapainya bersama skuad merah putih.

baca juga

"Kami akan memandang tekanan itu sebagai kesempatan besar," kata John Herdman dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Fokus utama dari penunjukan dirinya adalah membawa Indonesia mencatatkan sejarah di kancah sepak bola global.

Lolos ke putaran final Piala Dunia merupakan impian kolektif yang sudah lama dinantikan oleh seluruh rakyat.

Herdman ingin memastikan bahwa setiap pemain memiliki mentalitas pemenang untuk mewujudkan ambisi besar tersebut di lapangan.

Dirinya berkomitmen untuk bekerja ekstra keras demi memberikan kebanggaan bagi masyarakat yang rindu akan prestasi internasional.

"Saya ingin hidup untuk momen di mana negara ini lolos Piala Dunia. Saya akan bilang ke pemain bahwa pressure itu justru adalah hadiah," tegasnya.

Pelatih ini membawa rekam jejak impresif saat berhasil membangkitkan sepak bola di negara sebelumnya ia mengabdi.

Ia menceritakan bagaimana proses panjang dibutuhkan untuk memutus tren negatif dan membangun kekuatan tim yang solid.

Pengalaman tersebut akan diimplementasikan dalam struktur kepelatihan di Indonesia guna mencapai target yang telah dicanangkan.

Dukungan suporter diyakini akan menjadi kekuatan tambahan yang tidak dimiliki oleh negara-negara pesaing di Asia.

"Kami akan ambil energi dari para fans untuk lolos. Saya pernah alami ini juga di Kanada, mereka menunggu 36 tahun untuk lolos. Itu tidak terjadi dalam satu malam, itu proses panjang."

Manajemen tim nasional memberikan kepercayaan jangka panjang kepada pelatih berpengalaman ini untuk membangun fondasi sepak bola.

Durasi kontrak selama dua tahun telah disepakati dengan adanya klausul perpanjangan berdasarkan pencapaian performa tim nantinya.

Tugas berat menanti karena ia tidak hanya mengomandoi tim senior namun juga bertanggung jawab pada level usia.

Peran sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-23 juga resmi disematkan di pundaknya untuk menjaga kesinambungan regenerasi pemain.

Langkah strategis ini diambil agar pola permainan di berbagai level usia memiliki keselarasan taktik yang serupa.

Perkembangan sepak bola Indonesia belakangan ini dinilai sudah berada pada jalur yang tepat untuk bersaing lebih jauh.

Herdman melihat adanya potensi besar dalam skuad yang ada saat ini untuk segera melangkah ke level berikutnya.

Hanya dibutuhkan sedikit polesan dan konsistensi agar impian besar menuju panggung dunia bisa segera terealisasi nyata.

Komitmen penuh telah dinyatakan untuk memastikan transisi tim berjalan mulus di bawah kepemimpinan teknis yang baru ini.

"Timnas Indonesia juga sudah mengambil langkah jauh sebelumnya, hanya butuh satu langkah lagi untuk lolos. Jadi komitmen saya, tekanan itu akan kami jadikan hal untuk mendorong dan memastikan agar bisa membawa Indonesia mencapai target," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes

John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:31 WIB

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

John Herdman Pantau BRI Super League Demi Temukan Bakat Lokal Baru Untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:25 WIB

Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti

Kabar Buruk Datang dari Prancis: Calvin Verdonk Dinilai Mengecewakan, Lille Cari Pengganti

Bola | Rabu, 14 Januari 2026 | 09:13 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×