Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia

Arief Apriadi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:38 WIB
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia. (Dok. Bali United)
baca 10 detik
  • Pernyataan John Herdman mengindikasikan bahwa PSSI belum memiliki blueprint permainan yang baku, sehingga pelatih baru harus membangun ulang filosofi dari nol.
  • Herdman berencana menyelaraskan standar taktik, nutrisi, hingga sports science dari tim U-20 dan U-23 agar sesuai dengan filosofi pribadinya di tim senior.
  • Menggunakan analogi "koki", Herdman siap meracik ulang potensi pemain Indonesia dengan metode barunya demi mencapai prestasi tertinggi atau "bintang Michelin".

Suara.com - Kedatangan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia secara tidak langsung menyingkap tabir mengenai pola manajemen teknis yang dijalankan oleh PSSI.

Dalam wawancara perdananya, Herdman melontarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa setiap pergantian pelatih di tubuh Skuad Garuda identik dengan reset ulang filosofi permainan.

Alih-alih melanjutkan sebuah kurikulum baku yang sudah ditetapkan federasi, Herdman justru harus turun tangan langsung untuk menanamkan filosofi pribadinya hingga ke akar rumput.

Pelatih asal Inggris ini menegaskan bahwa langkah pertamanya adalah memastikan adanya keselarasan taktik dan budaya antara tim senior dengan kelompok umur U-20 serta U-23.

"Saya pikir, tim U-20 dan U-23 adalah jalur menuju tim senior, saya pikir itu sangat penting bahwa ada keselarasan yang kuat di kerangka budaya dan taktis," ujar Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

Pernyataan ini menyiratkan bahwa Herdman akan membangun ulang sistem yang mungkin berbeda dari era pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert atau Shin Tae-yong.

Ia bertekad melakukan segala cara untuk membagikan filosofi sepak bolanya sendiri agar para pemain muda memahami standar yang ia inginkan.

"Jadi, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk berbagi filosofi saya, untuk melibatkan orang-orang dalam sistem itu dengan tim nasional," tegasnya.

Herdman ingin menciptakan lingkungan di mana pemain muda merasa "di rumah" saat promosi ke tim senior karena sudah terbiasa dengan standar yang ia tetapkan.

baca juga

Standar tersebut mencakup hal-hal mendetail seperti persyaratan ilmu olahraga, protokol pemulihan, proses rehidrasi, hingga aspek nutrisi yang tampaknya akan mengalami penyesuaian ulang.

"Dan jika seorang pemain muda bermain pada usia 20-an dan mereka siap untuk melompat ke tim nasional... mereka memahami standar," jelas Herdman.

Ia menekankan pentingnya detail teknis dan intensitas kerja yang seragam agar pemain muda bisa langsung mendapatkan kesempatan tulus untuk unjuk gigi.

Herdman bahkan menggunakan analogi menarik tentang seorang "koki" untuk menggambarkan peran pelatih dalam meracik skuad yang ada.

"Kami seperti koki di dapur, dia memasukkan sejumlah bahannya, saya memasukkan bahan racikan saya," tuturnya.

Meski terjadi perubahan resep dan cara masak akibat pergantian pelatih, Herdman memastikan tujuan akhirnya tetap sama yakni prestasi tertinggi.

"Tetapi pada akhirnya, bintang Michelin adalah apa yang kita semua perjuangkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang

Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang

Bola | Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:31 WIB

Reaksi Dean James Usai Go Ahead Eagles Kandas di Liga Europa

Reaksi Dean James Usai Go Ahead Eagles Kandas di Liga Europa

Bola | Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:20 WIB

Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik

Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik

Bola | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×