Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:17 WIB
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
Sumardji (suara.com)
baca 10 detik
  • AFC menjatuhkan denda Rp25 juta kepada PSSI akibat keterlambatan administrasi uji coba lawan Mali.
  • Sumardji menegaskan bahwa PSSI siap mematuhi aturan dan segera membayar denda kepada pihak AFC.
  • Pelanggaran administratif ini menjadi sanksi ketujuh yang diterima federasi Indonesia dari Konfederasi Sepak Bola Asia.

Sumardji juga memberikan jaminan bahwa proses penyelesaian denda akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat sesuai arahan.

“Kalau memang ada sanksi, pasti kami bayar,” tegas Sumardji.

Berdasarkan aturan yang ada AFC tidak memberikan ruang bagi pihak PSSI untuk mengajukan keberatan atau banding.

Uang denda tersebut wajib disetorkan ke rekening konfederasi maksimal dalam kurun waktu tiga puluh hari ke depan.

Catatan merah ini memperpanjang rekam jejak kedisiplinan federasi Indonesia di mata organisasi sepak bola tingkat Benua Asia.

Ini merupakan kali ketujuh bagi PSSI menerima sanksi dari pihak konfederasi selama periode kepengurusan yang berjalan.

Fakta ini menjadi bahan evaluasi penting bagi manajemen organisasi agar lebih teliti dalam mengurus perizinan laga internasional.

Laga melawan Mali sendiri sebenarnya merupakan bagian dari rangkaian pemanasan tim menuju ajang bergengsi SEA Games 2025.

Sayangnya performa di lapangan hijau dalam dua pertemuan tersebut belum membuahkan hasil yang benar-benar memuaskan publik.

baca juga

Skuad asuhan Indra Sjafri harus menerima kenyataan pahit dengan kekalahan telak tiga gol tanpa balas pada laga pertama.

Pertandingan kedua berakhir dengan skor sama kuat dua sama yang menunjukkan adanya sedikit peningkatan dalam permainan.

Meski sanksi administrasi membayangi tim tetap fokus untuk mematangkan strategi demi meraih prestasi di level Asia Tenggara.

Urusan birokrasi diharapkan tidak mengganggu konsentrasi para pemain muda yang sedang membangun mentalitas juara mereka.

PSSI berjanji akan memperbaiki sistem komunikasi administrasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Dukungan publik tetap diharapkan mengalir demi kemajuan sepak bola tanah air di tengah tantangan regulasi internasional.

Prosedur pemberitahuan laga lintas konfederasi seperti antara AFC dan CAF memang dikenal sangat ketat dan mengikat.

Setiap keterlambatan sekecil apapun akan berujung pada konsekuensi finansial yang harus ditanggung oleh pihak federasi anggota.

Pelajaran berharga ini diambil untuk memastikan profesionalitas pengelolaan tim nasional tetap terjaga pada standar tertinggi dunia.

Manajemen tim nasional berupaya menyinkronkan data pertandingan dengan kalender resmi yang diakui oleh pihak otoritas sepak bola.

Langkah ini diambil demi menjaga reputasi sepak bola Indonesia di kancah global serta menghindari pemborosan anggaran federasi.

Indra Sjafri sebagai pelatih terus memantau perkembangan fisik dan teknik anak asuhnya setelah rangkaian uji coba tersebut.

Evaluasi teknis dilakukan beriringan dengan perbaikan sisi manajerial yang baru saja mendapatkan sorotan tajam dari pihak AFC.

Kesiapan mental para pemain juga diuji untuk tetap tenang menghadapi berita-berita miring di luar lapangan hijau saat ini.

Ke depannya setiap agenda uji coba akan dipastikan telah melewati verifikasi dokumen yang lengkap sebelum pertandingan dimulai secara resmi.

Indonesia tetap optimis mampu menunjukkan taringnya pada kompetisi internasional meski sempat terganjal masalah administrasi yang cukup sepele.

PSSI berkomitmen akan segera menuntaskan segala urusan keuangan terkait denda ini sebelum batas waktu yang diberikan berakhir.

Transparansi dalam pengelolaan sanksi menjadi bukti bahwa federasi sangat menghormati otoritas hukum yang berlaku di sepak bola Asia.

Dengan selesainya pembayaran denda nanti fokus penuh akan kembali dicurahkan pada pembinaan usia muda dan prestasi timnas.

Semua pihak berharap agar koordinasi antar departemen di dalam PSSI bisa berjalan lebih harmonis dan efektif ke depannya.

Upaya ini dilakukan semata-mata untuk membawa nama baik bangsa melalui prestasi sepak bola yang bersih dan profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi

Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:13 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol

Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol

Bola | Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:04 WIB

Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse

Viral Host Quezelyhere Mundur, Ini Sanksi Hukum Artis yang Pura-Pura Spill Skincare padahal Endorse

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?

Dari Partai Sosialis hingga Komunis Ramai-ramai Buka Suara Jelang Prancis vs Spanyol, Ada Apa?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:52 WIB

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:30 WIB

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:23 WIB

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Julian Alvarez: Inggris Lawan yang Lebih Berat!

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:05 WIB

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Melihat Sederet Laga Panas Timnas Argentina vs Inggris di Piala Dunia

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Rekor Pertemuan Inggris vs Argentina Memihak The Three Lions Menjelang Bentrok di Atlanta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:19 WIB

Yamal: Kalau Prancis Takut Pada Satu Tim, Itulah Timnas Spanyol

Yamal: Kalau Prancis Takut Pada Satu Tim, Itulah Timnas Spanyol

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 07:07 WIB

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 06:52 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

×