-
Eliano Reijnders memuji dukungan luar biasa suporter Bobotoh yang dinilai lebih gila dari Eropa.
-
Persib Bandung resmi menjuarai Super League 2025/2026 beruntun tiga musim setelah unggul head-to-head.
-
Pasca-juara, Eliano langsung bersiap mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk agenda terdekat.
Suara.com - Gelar juara beruntun BRI Super League 2025/2026 yang diraih Persib Bandung menyisakan cerita emosional mengenai kedahsyatan atmosfer sepak bola Indonesia.
Gelandang asing Maung Bandung, Eliano Reijnders, mengaku takjub sekaligus gemetar menyaksikan militansi luar biasa yang ditunjukkan oleh kelompok suporter Bobotoh.
Keberhasilan mempertahankan takhta tertinggi sepak bola nasional ini dinilai terasa jauh lebih magis berkat kehadiran pemain ke-12 di stadion.
![Bobotoh merayakan kemenangan Persib atas Persija, saat nonton bareng di The Park - Pasar Kreatif Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu (10/5/2026). [Suara.com/Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/65239-bobotoh-merayakan-kemenangan-persib-atas-persija.jpg)
"Yang ini jauh lebih baik, kalian bisa melihat bagaimana Bobotoh mendukung kami selama pertandingan dan juga setelah pertandingan. Ini sangat gila. Di Eropa gila, tapi di sini lebih gila," kata Eliano di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Pemain berusia 25 tahun tersebut menegaskan bahwa perjuangan di atas lapangan terasa jauh lebih ringan berkat suntikan energi tanpa henti dari tribun penonton.
Bagi Eliano, kegagalan memetik poin penuh pada laga penentu bukanlah sebuah persoalan besar selama target utama klub berhasil terpenuhi.
Efektivitas strategi serta konsistensi sepanjang musim menjadi kunci utama bagi tim besutan Bojan Hodak untuk tetap bertengger di puncak klasemen.
![Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung, Minggu (10/5/2026). [Suara.com/Arif Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/10/56689-persib-bungkam-persija-2-1-bobotoh-pesta-kemenangan-di-bandung.jpg)
"Sama seperti yang pelatih katakan, kami tidak bisa mencetak gol tapi pada akhirnya kami juara," ucapnya.
Hasil imbang tanpa gol tersebut sudah lebih dari cukup untuk mengunci posisi teratas dari kejaran para rival terdekat.
Evaluasi taktik tetap akan berjalan, namun momentum perayaan keberhasilan sejarah ini menjadi prioritas utama seluruh elemen tim saat ini.
Setelah menuntaskan dahaga gelar di level klub, Eliano kini mengalihkan fokusnya untuk memenuhi panggilan tugas internasional.
Namanya telah resmi masuk ke dalam daftar proyeksi skuad Garuda yang akan segera melakoni rangkaian agenda krusial.
"Ya saya akan berada di sana juga dan saya pikir itu bagus karena di Bulan Juli juga ada turnamen [Piala AFF 2026]. Saya rasa akan ada banyak pemain yang bermain dari liga ini. Kami harus siap untuk itu," ujar dia.
Pemusatan latihan intensif menjelang FIFA Matchday Juni 2026 menjadi pembuktian berikutnya bagi sang pemain untuk menjaga konsistensi performa.
Kompetisi domestik yang kompetitif diyakini mampu menyumbang banyak pilar siap pakai demi mendongkrak prestasi tim nasional di kancah regional.