Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa

Arief Apriadi

Senin, 15 Juni 2026 | 19:00 WIB
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
Fans Timnas Indonesia di tribun utara membentangkan spanduk "Maju Tak Gentar" saat koreografi menampilkan bendera merah putih berjumlah empat dalam laga Indonesia vs Argentina di FIFA Matchday Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (19/6/2023) malam WIB. [Arief Apriadi/Suara.com]
baca 10 detik
  • Jurnalis Belanda Sam van Raalte menyoroti politisasi sepak bola Indonesia dalam bukunya berjudul De Voetbalrepubliek yang terbit 2026.
  • Sam mengkritik politikus yang memanfaatkan fanatisme suporter Indonesia demi meningkatkan citra diri dan keuntungan elektoral di daerah.
  • Ia juga mengungkapkan kekaguman terhadap gairah suporter, namun mengkhawatirkan buruknya manajemen keamanan stadion pascatragedi Kanjuruhan tahun 2022.

Suara.com - Jurnalis asal Den Haag, Belanda, Sam van Raalte, mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sepak bola Indonesia melalui bukunya yang berjudul De Voetbalrepubliek.

Dalam perjalanannya mengikuti skuad Garuda, ia melihat betapa besarnya potensi Timnas Indonesia, tetapi sering kali langkahnya terhambat oleh kepentingan politik praktis para penguasa.

Sam menilai bahwa kecintaan luar biasa suporter terhadap olahraga ini justru kerap dimanfaatkan oleh politikus korup demi meningkatkan citra diri mereka di hadapan publik internasional.

Sepak Bola Sebagai Alat Kekuasaan

Melalui riset untuk bukunya, pria berusia 35 tahun tersebut mengikuti perjalanan Timnas Indonesia hingga ke Arab Saudi di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.

Meski tiket Piala Dunia akhirnya meleset dari genggaman, Sam mengaku memiliki perasaan yang campur aduk terhadap kegagalan tersebut karena melihat realitas di balik layar.

"Saya merasa kasihan kepada para pemain dan tentu saja kepada masyarakat Indonesia, tetapi di sisi lain saya juga belajar bagaimana politikus mencoba menggunakan kesuksesan untuk citra mereka sendiri," kata Sam van Raalte dikutip dari omroepwest, Senin (15/6/2026).

Ia secara spesifik menyoroti bagaimana figur otoritas di Indonesia sering kali mencoba menunggangi momen positif tim nasional demi keuntungan politik pribadi.

"Politik dan sepak bola saling terkait di Indonesia," ujar Sam van Raalte.

baca juga

Sam bahkan berpendapat bahwa kegagalan lolos ke Piala Dunia terkadang menjadi sisi baik agar tidak ada pihak yang mengklaim kesuksesan tersebut demi narasi politik jangka panjang.

Fanatisme Layaknya Sebuah Agama

Meskipun mengkritik tajam keterlibatan politik, Sam van Raalte sangat mengagumi gairah suporter Indonesia yang ia anggap berada di level yang berbeda.

Baginya, pengalaman menonton pertandingan di Jakarta, Sleman, hingga Bandung jauh lebih berkesan dibandingkan atmosfer pertandingan di kota-kota besar Eropa.

"Mereka mengalaminya seperti sebuah agama, satu-satunya tempat saya melihat hal serupa adalah di Boca Juniors, Argentina," tutur Sam van Raalte.

Ia melihat bahwa bagi masyarakat Indonesia, sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan sebuah pelarian dari realitas kehidupan sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?

Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:48 WIB

Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026

Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 09:49 WIB

Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi

Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia

Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 09:18 WIB

Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia

Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 08:04 WIB

Terkini

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×