- Oxford United dipastikan absen pada Piala Presiden 2026 yang akan diselenggarakan mulai 25 Juli hingga 6 Agustus mendatang.
- Erick Thohir menyatakan alasan utama absennya Oxford United adalah penyegaran konsep turnamen dengan mengundang klub-klub legendaris Indonesia.
- Delapan peserta turnamen terdiri dari lima klub Indonesia serta tiga tim undangan asal Thailand, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Suara.com - Oxford United dipastikan tidak ambil bagian dalam Piala Presiden 2026. Padahal, klub asal Inggris tersebut sukses mencuri perhatian pada edisi sebelumnya dengan menembus partai final sebagai tim undangan.
Absennya Oxford United pun memunculkan berbagai spekulasi.
Salah satunya terkait pengalaman pahit mereka di Piala Presiden 2025, ketika sejumlah pemain mengalami cedera dalam turnamen pramusim tersebut.
Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, yang harus menepi akibat cedera.

Meski demikian, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan alasan Oxford United tidak diundang kembali bukan karena faktor tersebut.
Piala Presiden 2026 akan diikuti delapan peserta yang terdiri atas lima klub Indonesia dan tiga tim undangan dari luar negeri.
Lima wakil Indonesia adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Arema FC, dan PSMS Medan.
Sementara tiga tim asing yang meramaikan turnamen pramusim bergengsi ini ialah Port FC dari Thailand, Tampines Rovers asal Singapura, serta DPMM FC dari Brunei Darussalam.
Erick Thohir Jelaskan Alasan Oxford United Absen
Kehadiran ketiga klub tersebut melanjutkan konsep internasional yang mulai diterapkan pada Piala Presiden 2025.
Saat itu, Port FC dan Oxford United menjadi tim asing pertama yang diundang, bahkan keduanya berhasil melaju hingga partai final.
Dalam laga puncak, Port FC keluar sebagai juara setelah menundukkan Oxford United dengan skor 2-1.
Berbeda dengan Port FC yang kembali mendapat undangan tahun ini, Oxford United tidak masuk daftar peserta Piala Presiden 2026.
Erick Thohir menjelaskan panitia sengaja menghadirkan nuansa berbeda pada edisi kali ini dengan melibatkan klub-klub Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan basis suporter besar, seperti Persija Jakarta dan PSMS Medan.
"Memang Piala Presiden ini harus menarik. Kenapa, kita juga improvisasi tahun ini dengan ada klub-klub legendaris dan juga klub-klub dari ini, ya sebagai tontonan yang menarik," kata Erick Thohir di Jakarta.
Dengan demikian, keputusan tidak mengundang Oxford United lebih didasarkan pada konsep penyelenggaraan turnamen tahun ini, bukan karena pengalaman cedera yang dialami klub tersebut pada edisi sebelumnya.
Piala Presiden 2026 sendiri akan digelar mulai 25 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Persib Bandung dan Persebaya Surabaya dipercaya menjadi tuan rumah fase grup.
Grup A akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, serta Tampines Rovers.
Sementara Grup B berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan peserta Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC.
Laga pembuka Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung melawan Arema FC, sekaligus menandai dimulainya edisi kedelapan turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
