Eks Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Manik Marganamahendra resmi menjadi bakal caleg untuk DPRD DKI Jakarta. Ia maju sebagai caleg dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo).
Bergabungnya bekas aktivis mahasiswa ini setelah deklarasi pada Sabtu (17/6/2023). Ia terlebih dulu melakukan komunikasi dan bertemu dengan Ketua Harian DPP Pemuda Perindo Michael Victor Sianipar.
Diketahui, Manik Marganamahendra saat masih sebagai mahasiswa ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa mahasiswa menolak RUU KUHP dan RUU KPK pada 2019. Ia menjadi sorotan saat menyebut menyebut DPR sebagai Dewan Pengkhianat Rakyat.
“Penting bagi kita pemuda untuk muncul dalam kursi parlemen demi menciptakan ekosistem politik yang baik. Kita membutuhkan kesadaran kolektif,” ujar Manik yang terdaftar sebagai caleg Dapil 6 Jakarta Timur tersebut kepada wartawan, Minggu (19/6/2023).
Ia meyakini transformasi negara membutuhkan partisipasi kaum muda. Pemuda harus diberi kesempatan turut andil menentukan kebijakan negara dan berani mengambil resiko masuk dalam dunia politik.
“Tentunya selain melibatkan, kita perlu ada pengawalan para pemuda yang memutuskan masuk politik, hingga pada akhirnya aspirasi yang disampaikan dapat masuk ke meja bundar. Jika diamanahkan sebagai legislatif, nantinya saya butuh pengawalan dan kritikan agar check and balance selalu berjalan,” tuturnya.
Ketua Harian DPP Pemuda Perindo), Michael Victor Sianipar yang turut hadir dalam acara ini menganggap Manik adalah sosok yang kritis terhadap pemerintahan. Sikap ini disebutnya penting untuk membawa perpolitikan tanah air menjadi lebih baik.
“Sosok kritis dan berani seperti Manik adalah udara segar bagi politik Indonesia. Kita butuh regenerasi, energi baru yang fresh,” ucapnya.
“Harapan kami ke Manik, jangan mengurangi kekritisannya. Perindo terbuka terhadap kritik dan mau pemuda kritis mendapat ruang luas untuk mengekspresikan baik harapan dan keresahan mereka terhadap kondisi masyarakat,” tambah Michael.
Baca Juga: Prabowo Minta Setiap Kader Minimal Sumbang 30 Suara di Pilpres Nanti
Ketua Umum DPP Pemuda Perindo, Effendi Syahputra turut mengajak aktivis dan pemuda kritis lainnya untuk bergabung di politik.
“Saya pernah turut andil menjadi bagian reformasi tahun 1998, sama seperti Manik yang selalu memperjuangkan hak-hak masyarakat di jalanan. Reformasi tetap harus dilanjutkan. Dari itu saya berharap politik ini berjalan mulia ke depannya,” imbuhnya.