Bule Nakal di Bali, Tak Bayar Hotel, Lihat Nasibnya Kini

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:44 WIB
Bule Nakal di Bali, Tak Bayar Hotel, Lihat Nasibnya Kini
Bule Nakal di Bali, Tak Bayar Hotel, Lihat Nasibnya Kini (Ist)

SUARA DENPASAR - Aksi bule nakal di Bali kembali terjadi. Kali ini seorang warga negara Rusia berinisial AA (39) yang meresahkan warga di Sanur, Denpasar.

Dia dilaporkan tidak membayar hotel tempatnya menginap. Petugas kemudian menangkapnya dan dideportasi ke negara asalnya pada Selasa 9 Agustus 2022. 

"AA dinilai melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian menyebutkan bahwa pejabat Imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif Keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia," kata Kakanwil Kemkumham Bali, Anggiat Napitupulu, Kamis  11 Agustus 2022.

Kasus ini berawal ketika AA menginap di sebuah hotel kawasan Sanur pada Juni 2022. AA kemudian mengaku sedang berkonflik dengan pemilik penginapan.

Dia merasa tidak mendapatkan fasilitas di penginapan sesuai kesepakatan. Hal itu membuatnya tak membayar uang penginapan yang sudah disepekatai sebelumnya.

Komunikasi antara pihak penginapan dan AA tidak berjalan dengan baik dan akhirnya AA pun diminta untuk meninggalkan penginapan. Namun pria itu malah enggan angkat kaki dari penginapan yang terletak di wilayah Sanur tersebut. 

Pemilik penginapan merasa kesal dan melaporkan ke pihak kepolisian. Dengan bantuan aparat kepolisian, AA diboyong ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Dari catatan Imigrasi, AA pertama kali datang ke Indonesia pada 23 April 2021 melalui Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan visa kunjungan yang berlaku untuk 60 (enam puluh) hari.

Dia datang ke Bali untuk berlibur. Kemudian ijin tinggalnya berlaku sampai dengan 19 Juli 2022.

Mantan anggota korps marinir negara Jerman ini di dalam pengakuannya menyebutkan bahwa saat tinggal di Bali dirinya juga adalah seorang blogger atau jurnalis lepas. 

“Walaupun mereka berdalih hal tersebut adalah karena kealpaannya, imigrasi tetap dapat melakukan tindakan administratif Keimigrasian yang sejalan dengan asas ignorantia legis neminem excusat (ketidaktahuan akan hukum tidak membenarkan siapa pun)," kata dia.

Karena memiliki dwi kewarganegaraan yaitu Rusia dan Jerman sehingga AA dapat dipulangkan ke Munich, Jerman.

Dia diterbangkan dari bali menggunakan KLM Royal Dutch Airlines dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dengan nomor penerbangan KL836 yang lepas landas pada pukul 21.30 WITA dengan dikawal ketat oleh 6 petugas Rudenim Denpasar. (MNP )

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bule Asal Belanda, Jerman Dan Rusia Overstay Hingga Meresahkan, Kini Dideportasi dari Bali

Bule Asal Belanda, Jerman Dan Rusia Overstay Hingga Meresahkan, Kini Dideportasi dari Bali

Bali | Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:37 WIB

Ribut Gegara Tak Mau Bayar Hotel di Bali, Mantan Anggota Korps Marinir Jerman Dideportasi

Ribut Gegara Tak Mau Bayar Hotel di Bali, Mantan Anggota Korps Marinir Jerman Dideportasi

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 04:55 WIB

Terkini

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 22:30 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 22:07 WIB

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 22:06 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:58 WIB

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik

Jabar | Kamis, 16 April 2026 | 21:49 WIB