Suara Denpasar - Sejumlah nama Anggota DPRD Badung fraksi PDI Perjuangan (PDIP) menghilang dari pencalonan legislatif 2024.
Nama-nama yang terkena pencoretan disebut karena memberikan dukungan terhadap Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menuju kursi Gubernur Bali.
Sementara mereka yang pasang badan untuk pencalonan Wayan Koster sebagai Gubernur Bali 2 periode tergolong aman.
Nama yang menghilang dari daftar calon sementata (DCS) yang akan didaftarkan ke KPU berpindah menjadi calon anggota DPRD Bali. Namun, ada pula nama yang benar-benar tidak dicalonkan lagi oleh PDIP baik di tingkat satu maupun dua.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, I Putu Parwata membenarkan adanya informasi pencoretan bakal Caleg DPRD Badung.
Informasi pencoretan itu diterima langsung oleh masing-masing anggota DPRD Badung fraksi PDIP melalui pesan WhatsApp.
"Ya, ada pesan WhatsApp yang dikirim oleh sekretariat yang menyatakan demikian (dicoret dari daftar calon, Red)," kata Parwata yang juga ketua DPRD Badung.
Sebagai petugas partai di tingkat kabupaten, Parwata mengaku tidak dilibatkan. Akan tetapi sebelum diajukan ke DPD, penggodokan bakal calon dilakukan di tingkat DPC.
"Kami di Badung ini sama sekali tidak ada diajak komunikasi oleh DPD," tegasnya pada Rabu (3/5/2023).
Baca Juga: Tenaga Ahli Bupati Giri Prasta Didukung Rebut Badung 1, Made Sutama: Terimakasih
Sementara itu, dilansir dari informasi yang bekembang di lapangan, sejumlah nama yang terang-terangan mendukung pencalonan kembali Wayan Koster aman dari daftar Caleg.
Nama-nama tersebut di antaranya, Nyoman Satria (Dapil Mengwi), I Putu Alit Yandinata, Nyoman Dirgayusa, Ni Luh Kadek Suastiari (Dapil Abiansemal) IG Anom Gumanti (Kuta), I Wayan Luir Wiana (Kuta Selatan) dan I Wayan Sandra (Kuta Utara) serta sejumlah nama lainnya. (*/Dinda)