Wawancara: Anang Bangunkan Kidnap Katrina untuk Politik?

Ferry Noviandi, Wahyu Tri Laksono

Minggu, 04 Februari 2018 | 09:00 WIB
Wawancara: Anang Bangunkan Kidnap Katrina untuk Politik?
Anang Hermansyah (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)
Sejak menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anang Hemanasyah seolah mundur dari dunia musik. Ia tak lagi menjadi juri acara ajang pencarian bakat, menyanyi pun baru-baru ini saja ia kembali lakukan bersama sang istri, Ashanty.
 
Namun yang cukup mengejutkan, Anang baru saja membuat gebrakan dengan bereuni bersama teman-teman band yang dibentuknya sekitar tahun 1990-an, Kidnap Katrina.
 
Kidnap Katrina (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)
 
Di Markas Slank (Anang dan Kidnap Katrina memang lahir dari sini), Jalan Potlot Durentiga, Jakarta Selatan, Kidnap Katrina meluncurkan single berjudul "Kesepian" yang diciptakan oleh alamarhum Tonny Koeswoyo. Lagu tersebut juga akan dimasukan ke mini album milik Kidnap Katrina. 
 
Anang pun bercerita kenapa dirinya bisa kembali lagi berkumpul dengan band yang membesarkan namanya tersebut. Anang juga menceritakan masa-masa indah saat dirinya dulu manggung dengan band yang terdiri dari Damon Koeswoyo, Massto, Koko, Gorga, dan almarhum Teguh.
 
Berikut wawancara lengkap Suara.com dengan Anang Hermansyah
 
Apa yang paling berkesan selama manggung bersama Kidnap Katrina?
 
Wah banyak ya, paling berkesan pernah jadi band pembukanya Slank beberapa kalk. Seperti itu paling banyak berkesan. 
 
Kidnap saat itu dompleng Slank?
 
Oh nggak. Kidnap dulu itu untuk Jakarta lumayan banyak penggemar.  Seminggu hampir dua sampai tiga kali show. Lumayan kuat ya penontonnya di kalangan Jakarta untuk zaman itu. Kidnap bisa begitu makanya aku bilang, Kidnap itu berani tampil beda untuk zaman itu, lihat aja musik Kidnap zaman itu berbeda dengan musik lain di tahun yang sama, didominasi musik rock. Jadi sampai hari ini Kidnap punya penikmat, aku bisa memahami. Karena memang bisa dibilang pembaharu saat itu. 
 
Akan mempertahankan musik Kidnap yang seperti itu?
 
Kami akan mempertahankan hal itu. Karena hal yang baru bagi aku itu ya musik Kidnap saat zaman itu. Hal baru zaman itu adalah style Kidnap dan itu nggak akan aku dan teman-teman lain ubah.
 
Apa bedanya saat manggung sendiri dengan bersama band?
 
Kalau sama band cukup beda ya, harmonisasinya jelas beda karena bersama enam orang lain. Bagaimana caranya membangun harmonisasi lima orang menjadi penampilan yang bisa dinikmati penonton. Kalau band punya keunikan sendiri karena harus punya atraktif tersendiri, menampilkan hal beda. Supaya bisa menjalin komunikasi dengan penonton. Kalau duet cuma berdua itu lebih gampang.
 
Vakum selama 23 tahun, bagaimana membuat penggemar bergairah lagi?
 
Itu juga harus dipikirkan bersama-sama. Tapi saya pastikan Kidnap masih seperti dulu lagi. Kalau kamu lihat Kidnap reunian di acara beberapa waktu lalu, Kidnap masih seperti kemarin.
 
Mengapa comeback dengan lagu orang lain?
 
Begini, dalam band pengalaman kita, karena dari setiap personel kesukaannya berbeda dalam warna musik. Damon metal saat itu, Mastoo funk dance musik, Koko progresif rock, Teguh almarhum new age, Gorga lebih musik balad, musik Eropa, aku pop. Jadi memang enam nih beda latar kesukaannya. Itulah kesulitan membuat album tadi. Nah ternyata yang menyatukan itu semua lagu milik Om Tonny yang judulnya "Kesepian". Kita punya kesaamaan soal lagu ini, makanya akhirnya kita ambillah. Inj juga kan yang menciptakan papahnya Damon. 
 
Meski vakum, masih tetap komunikasi dengan personel Kidnap?
 
Sebenarnya kalau komunikasi seniman itu sama aja kayak politik ya, dinamis. Nggak harus melulu ketemuan untuk menjalin sesuatu. Cukup ketika ketemu dan merasa ada rasa nyaman, di situlah kita berkomunikasi dan berkarya. Jadi nggak ada satu momen yang menbuat kita ngumpul dan kembali berkarya. Nggak ada teori itu dalam seniman. 
 
Tiba-tiba muncul dengan band lama menjelang tahun politik, ini jadi kendaraan politik?
 
Kan aku bilang, 2019 ada pileg lagi. Semua manusia memiliki kehidupan untuk berpolitik. Kidnap pun sama memiliki cita-cita politik. Yaitu adalah bagaimana lagu dia bisa dienakin banyak orang. Bagaimana misi visi kita di dalam musiknya bisa diikuti dan masuk dalam orang. Itu bagian dari usaha politik. Tapi Kidnap bukan bagian dari politik praktis. Aku jelaskan. Tapi dalam politik keseharian Kidnap punya tujuan itu.
 
Mau mengajak Kidnap ikut kampanye saat pilkada, jadi band pengisi saat kampanye?
 
Ya tadi aku bilang, Kidnap pun punya usaha politik. Kamu dengerin laguku, senang laguku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI

Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Mutasi Besar-besaran Kejagung Ganti 90 Kajari, Ini Daftar Lengkapnya

Mutasi Besar-besaran Kejagung Ganti 90 Kajari, Ini Daftar Lengkapnya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:23 WIB

Kejagung Bantah Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digeledah

Kejagung Bantah Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digeledah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:26 WIB

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:19 WIB

Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar

Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:16 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:38 WIB

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Hindari 'Jeruk Makan Jeruk', Kejagung Bentuk Tim Steril Tangani Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:54 WIB

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:17 WIB

Terkuak Alasan Mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah:

Terkuak Alasan Mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah:

Video | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:21 WIB

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:12 WIB

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×