Pembajakan Digital yang Masif Bisa Membunuh Industri Film

Ferry Noviandi, Muhammad Anzar Anas

Senin, 13 September 2021 | 07:39 WIB
Pembajakan Digital yang Masif Bisa Membunuh Industri Film
Ilustrasi pembajakan. [Shutterstock]

Suara.com - Dosen mata kuliah produksi film panjang FFTV IKJ, Wiwid Setya mengkhawatirkan tren pembajakan di era digital yang semakin masif. Pembajakan tersebut dikhawatirkan bakal membunuh industri film.

Pembajakan tentu saja membuat si pembuat film merugi. Sehingga, nilai investasi dari si pembuat film tidak mendapatkan keuntungan yang seharusnya.

"Jika pembajakan di era digital itu terjadi, otomatis akan membunuh industri film dan juga HKI (Hak Kekayaan Intelektual) itu sendiri," kata Wiwid dalam Webinar HKI BLC Universitas Gadjah Mada, Sabtu (11/9/2021).

"Karena, sebagai kreator itu kan menginvestasikan nilai kreasi, tapi tidak mendapatkan nilai ekonomi yang seharusnya didapatkan," katanya menambahkan.

Dia mencotohkan jika satu film diunduh oleh satu orang, maka pelaku industri film juga mengalami kerugian satu tiket bioskop.

"Ketika satu film itu dibajak atau di download, artinya kita kehilangan satu tiket penonton, sehingga pihak konten kreator tidak mempunyai penghasilan dari setiap tiket," imbuhnya.

Namun, dia tak memungkiri bahwa pada era digital orang akan mudah membagikan konten apapun. Termasuk, untuk mengunduh ataupun mengunggah film bajakan itu sendiri.

"Karena memang tidak dipungkiri bahwa teknologi itu semakin mudah, baik itu meng-upload atau men-download, jadi tidak heran kalau pembajakan itu semakin marak," ujarnya.

Tiga orang perempuan sedang menonton film horor. [shutterstock]
Tiga orang perempuan sedang menonton film horor. [shutterstock]

Sementara menurut Kasubdit Pelayanan Hukum dan Lembaga Manajemen Kolektif DJKI Kemenkumham RI, Agung Damarsasongko, para pembajak dapat menjual bajakannya ke pihak lain. Salah satu aplikasi yang biasa menjual film-film bajakan tersebut adalah Telegram.

baca juga

"Kalau kita lihat sekarang juga banyak orang bisa mendownload film bajakan  dari Telegram dan itu dipastikan bajakan," ucap Agung.

Menurut Agung, para pembajak mempunyai metode baru untuk mendistribusikan konten bajakannya tersebut, yaitu dengan menjualnya  melalui aplikasi jual-beli.

"Dan juga banyak di market place banyak juga penjualan film dengan menggunakan USB. Itu juga merupakan pelanggaran baru yang sekarang ini sedang berkembang," tutur Anang.

Maka dari itu, dia menilai perlunya koordinasi antara pemerintah dan pembuat film. Hal itu diharapkan, dua elemen tersebut dapat berkerja sama untuk menekan pembajakan.

"Nah dari sini diperlukan koordinasi, bahwa pemerintah juga memerlukan ruang koordinasi dengan beberapa pihak termasuk industri film untuk mengawasi pelanggaran penyebaran pembajakan," kata Anang.

"Hal itu setidaknya, para pelaku industri film juga tidak mengalami kerugian yang banyak," ujar Anang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif

Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kemenlu Ungkap Kondisi Kru WNI Korban Pembajakan di Somalia

Kemenlu Ungkap Kondisi Kru WNI Korban Pembajakan di Somalia

Video | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:25 WIB

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

News | Senin, 27 April 2026 | 10:49 WIB

Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal

Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal

Your Say | Jum'at, 27 Februari 2026 | 18:30 WIB

Bikin Rugi Puluhan Miliar, Pembajak Konten Beyond Combat Milik Cellos Ditahan

Bikin Rugi Puluhan Miliar, Pembajak Konten Beyond Combat Milik Cellos Ditahan

Entertainment | Rabu, 25 Februari 2026 | 16:37 WIB

Operator Ditangkap, Situs Bato.to Resmi Ditutup usai Rugikan Industri Manga

Operator Ditangkap, Situs Bato.to Resmi Ditutup usai Rugikan Industri Manga

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:26 WIB

Berapa Denda Membajak Film? Unggah Potongan Film di Medsos juga Bisa Kena Jerat

Berapa Denda Membajak Film? Unggah Potongan Film di Medsos juga Bisa Kena Jerat

Entertainment | Rabu, 11 Desember 2024 | 22:12 WIB

Perempuan Ngamuk Ditegur usai Rekam Film di Bioskop, Joko Anwar Angkat Suara

Perempuan Ngamuk Ditegur usai Rekam Film di Bioskop, Joko Anwar Angkat Suara

Entertainment | Rabu, 11 Desember 2024 | 20:30 WIB

Film Chor Nikal Ke Bhaga, Pencuri Berlian Terjebak dalam Pembajakan Pesawat

Film Chor Nikal Ke Bhaga, Pencuri Berlian Terjebak dalam Pembajakan Pesawat

Your Say | Minggu, 06 Oktober 2024 | 19:25 WIB

Review Film Hijack 1971, Teror Nyata dari Pembajakan Pesawat

Review Film Hijack 1971, Teror Nyata dari Pembajakan Pesawat

Your Say | Senin, 16 September 2024 | 15:45 WIB

Terkini

Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana

Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:28 WIB

Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:24 WIB

Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis

Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:16 WIB

Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun

Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:12 WIB

Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib

Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!

Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:08 WIB

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:05 WIB

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:02 WIB

Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot

Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:56 WIB

Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota

Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:55 WIB

×