Suara.com - Pedangdut Dewi Perssik tidak kuasa menahan tangis bercerita mengenai kehidupan rumah tangganya. Kini, dia tengah menghadapi gugatan cerai sang suami, Angga Wijaya.
Dalam berbagai kesempatan, Dewi Perssik terlihat tegar menghadapi cobaan tersebut. Terkait ini, dia punya jawaban sendiri.
![Dewi Perssik usai sidang mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/04/61234-dewi-perssik-usai-sidang-mediasi-di-pengadilan-agama-jakarta-selatan.jpg)
Hal itu disampaikan langsung oleh Dewi Perssik dalam program Pagi Pagi Ambyar yang tayang pada 5 Juli 2022.
"Prinsipnya adalah kenapa aku bisa setegar dan sekuat ini, selama aku tidak main serong sama laki-laki, selama aku tidak melakukan yang aneh-aneh," kata Dewi Perssik.
"Kalian mungkin lihat aku seharian kerja, aku kerja langsung pulang. Aku ke mall nggak pernah tanpa izin suami, aku nggak pernah kumpul nongkrong tanpa izin suami," sambungnya lagi.
![Dewi Perssik saat hadir sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/04/29044-dewi-perssik-saat-hadir-sidang-cerai-di-pengadilan-agama-jakarta-selatan.jpg)
Dengan berurai air mata, Dewi Perssik menyebut ini sudah menjadi nasibnya kembali menjadi janda. Dia cuma bisa menerima takdir Tuhan.
"Jadi ini nasib aku, nasib aku yang harus aku terima. Mungkin kasih kebahagiaan itu nggak sekaligus, bertahap. Kalau dikasih sekaligus aku bisa sombong," tuturnya.
![Angga Wijaya usai sidang mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/04/65770-angga-wijaya-usai-sidang-mediasi-di-pengadilan-agama-jakarta-selatan.jpg)
Meskipun begitu, Dewi Perssik tidak memungkiri kerap mendapat komentar negatif. Mengingat tiga kali menikah, semuanya berujung cerai.
"Omongan orang yang buruk pasti ada. Nggak ada istilahnya perempuan itu nggak dianggap buruk kalau nikah tiga kali seperti saya," tandas Dewi Perssik.